Berita

Tim kuliah kerja nyata (KKN) Tematik Penguat Komoditas Unggulan Masyarakat (PKUM) di Desa Tapak, Tugurejo, Semarang/Ist

Bisnis

Tim KKN Tematik Undip Dorong Pemberdayaan UMKM Desa Pesisir

SELASA, 03 DESEMBER 2024 | 14:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang tergabung dalam tim kuliah kerja nyata (KKN) Tematik Penguat Komoditas Unggulan Masyarakat (PKUM) berdayakan salah satu hasil sumber daya pesisir wilayah Desa Tapak, Tugurejo, Semarang. 

Sejumlah komoditas sumber daya pesisir seperti rumput laut, bandeng, udang, kepiting dikembangkan menjadi beberapa olahan produk makanan siap konsumsi. Dalam menjalankan program ini, tim KKN Tematik PKUM Undip menggandeng mitra yakni UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Putri Tirang.

UMKM Putri Tirang dipilih lantaran konsisten dalam menjalankan usaha pengolahan komoditi sumber daya pesisir itu.


Hal ini kemudian yang mendorong tim KKN Tematik PKUM Undip untuk membantu memberdayakan UMKM Putri Tirang terutama dalam pemasaran. 

Pasalnya, salah satu tantangan utama UMKM Putri Tirang dalam membuat olahan produk itu karena minimnya pemahaman mengenai e-commerce sebagai alat promosi dan penjualan.

Ketua Pengabdian PKUM Dr Suryanti menyebut, melalui program yang telah disusun, tim pengabdian masyarakat Undip telah mengambil langkah nyata untuk mengembangkan UMKM Putri Tirang. 

“Termasuk penyerahan alat spinner dan vacuum sealer untuk mendukung packaging yang baik dan menjaga mutu produk,” kata Suryati dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa, 3 Desember 2024.

Lanjut dia, tim juga memberikan model packaging yang lebih menarik untuk meningkatkan daya tarik produk, sosialisasi mengenai kandungan gizi yang penting dalam produk olahan dan kampanye zero waste untuk mengurangi potensi limbah dari produk yang dihasilkan.  

“Selain itu, tim KKN Tematik PKUM Undip ini juga memberikan bimbingan dalam pemahaman ecommerce dan membantu UMKM Putri Tirang untuk mendaftar ke platform belanja daring seperti Shopee guna meningkatkan omset penjualan,” jelasnya.

Sementara pelatihan kepada Mitra Putri Tirang dalam Penggunaan Vacum sealer dan perbaikan labeling serta Packaging juga turut dihadirkan dalam program KKN Tematik PKUM kali ini.

Inovasi yang berhasil digagas oleh Tim KKN Tematik PKUM ini juga terkait pemetaan lokasi rumah produksi UMKM Putri Tirang, sehingga memudahkan masyarakat dan pengunjung Desa Tapak untuk menemukan lokasi produk unggulan UMKM dan menciptakan ciri khas bagi wisata ekowisata mangrove di Tugurejo.

Suryanti mengatakan, berbagai program yang dicanangkan oleh tim KKN Tematik PKUM Undip ini ditujukan sebagai upaya untuk membantu UMKM Putri Tirang berkembang. 

"Seluruh program ini ditujukan untuk membantu UMKM Putri Tirang berkembang, baik dari segi kualitas produk, omset penjualan, maupun peningkatan ekonomi masyarakat Tapak secara keseluruhan," pungkasnya.

Tim ini beranggotakan Dr Churun A’in, Siti Rudiyanti dari Prodi Manajemen Sumber Daya Perairan (MSP), FPIK-Universitas Diponegoro bersama  mahasiswa KKN dari prodi Manajemen Sumber Daya Perairan (MSP), Teknik Kimia, Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Ekonomi dan Kedokteran yang tergabung dalam tim pengabdian masyarakat KKN Tematik Penguatan Komoditas Unggulan Masyarakat (PKUM) 2024. 

Mereka turut andil membantu mitra UMKM Putri Tirang dalam mengatasi masalah melalui program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas produk.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya