Berita

Sejumlah warga melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)/Ist

Politik

PILKADA JAKARTA 2024

Tak Dapat Undangan Nyoblos, Warga Lapor Bawaslu Minta PSU

SELASA, 03 DESEMBER 2024 | 12:45 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tidak mendapat undangan pencoblosan atau formulir C6, sejumlah warga dari tiga kelurahan melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Pusat dan Jakarta Barat serta meminta KPU melakukan pemungutan suara ulang (PSU).

Salah satunya Lilis Yuliana, warga Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru (TPS 14). Ia mengaku tidak mendapatkan undangan untuk melakukan pencoblosan sebagaimana Pilkada atau Pemilu sebelumnya.

"Seharusnya sebelum mencoblos, undangan atau formulir C6-nya harus sudah dibagikan ke warga. Sekarang, tidak," kata Lilis kepada wartawan, Selasa 3 Desember 2024.


"Kalau ada yang mencoblos dan tidak mencoblos, itu artinya tidak adil. Jadi perlu dilakukan PSU," sambungnya.

Heri Kurmana, warga Kelurahan Kramat, Senen yang ada di TPS 20 juga mengaku tidak mendapat formulir C6 dan berharap dilakukan PSU.

"Karena tidak mendapatkan undangan, kami tidak ke TPS dan tidak melakukan pencoblosan," kata Heri.

Ada juga Yulius Selan, warga Kelurahan Kapuk, Cengkareng (TPS 059) yang melapor Bawaslu Jakarta Barat dan meminta untuk dilakukan PSU.

"Makanya saya melapor ke Bawaslu Jakarta Barat sekalian meminta pemungutan suara ulang," kata Yulius.

Warga lain yang turut menyampaikan laporannya ke Bawaslu Jakarta Pusat, antara lain Hendra Agustinus, warga Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru (TPS 29); Abdul Khamid, warga Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru (TPS 39); Muhammad Riffki, Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru ( TPS 35).

Kemudian Rohayati, warga Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru (TPS 34); Muhammad Nur, warga Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru ( TPS 035); M. Rizki Zakaria warga Johar Baru, Johar Baru (TPS 034); Muhammad Andrian, warga Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru (TPS 057).

Selanjutnya, Muhammad Rizki Kamil, warga Kelurahan Kramat, Senen (TPS 033); Kusnaedi warga Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru (TPS 057); Noviyan Suryana, warga Kelurahan Pisangan Timur, Pulogadung (TPS 029); Indra Cahyadi, warga Kelurahan Johar Baru, Johar Baru (TPS 058); dan Sutrisno, warga Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru (TPS 058).

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya