Berita

Menko Pangan, Zulkifli Hasan/RMOL

Bisnis

Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

SELASA, 03 DESEMBER 2024 | 11:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, pemerintah memastikan stok pangan hingga harga kebutuhan bahan pokok aman dan stabil.

“(Stok) aman. Stok Bulog hampir 2 juta. Jadi harga-harga Nataru aman, terkendali, enggak usah khawatir, stok cukup,” kata Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin 2 Desember 2024.

Berdasarkan keterangan Zulhas, stok beras yang ada di Bulog tercatat hampir 2 juta ton dengan 8 juta ton yang telah beredar di masyarakat.


“Beras ada hampir 2 juta ton di Bulog, total ada 8 juta lebih yang ada beredar di masyarakat," katanya.

Lebih lanjut, Zulhas juga mengatakan bahwa pemerintah akan segera menyalurkan 160 ribu ton beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) selama Januari-Februari 2025. Program ini ditujukan untuk 16 juta penerima manfaat.

“Kita akan ada 160 ribu ton untuk bantuan pangan. 40 hari sebanyak 160 ribu ton untuk bantuan pangan untuk 16 juta orang. Dan 150 ribu ton SPHP Beras, Januari dan Februari 150 ribu untuk SPHP,” sambung Zulhas.  

Dalam kesempatan ini, Zulhas juga menyampaikan bahwa Bulog akan menyerap hasil panen raya pada Maret dan April 2025 untuk menjaga pasokan. Menurutnya, Bulog akan menyalurkan sekitar 620 ribu ton beras pada Januari dan Februari, kemudian menyerap jumlah yang sama pada panen raya Maret-April.

“Karena nanti Maret panen raya, April panen raya, Bulog akan membeli. Jadi Bulog akan keluar beras nanti Januari dan Februari kira-kira 620 ribu ton, dan dia harus menyerap nanti pada bulan Maret-April itu sekira segitu juga jumlahnya,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya