Berita

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matt Miller/Net

Global

Sikap AS terhadap Suriah Tidak Berubah, Bashar Al-Assad Tetap Diktator

SELASA, 03 DESEMBER 2024 | 10:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Merespons perkembangan konflik militer yang kembali meletus di Suriah, Amerika Serikat menyampaikan sikap yang sama yakni menentang pemerintahan Presiden Bashar Al-Assad. 

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matt Miller menegaskan bahwa kebijakan Washington terhadap Suriah tidak berubah, dengan mengatakan presiden Suriah itu berlumuran darah.

"Tidak ada yang berubah terkait kebijakan kami terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad. Dia seorang diktator dengan darah di tangannya,” kata dia dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Reuters pada Selasa, 3 Desember 2024.


Miller menambahkan bahwa AS masih ingin melihat solusi politik untuk konflik yang telah berlangsung bertahun-tahun di Suriah, di mana rakyat Suriah dapat menentukan siapa pemimpin mereka.

Kekerasan baru meletus di seluruh negeri dalam beberapa hari terakhir setelah faksi dan kelompok oposisi bersenjata melakukan serangan mendadak terhadap wilayah dan kota yang dikuasai oleh pemerintah Suriah.

Serangan terbaru diprakarsai oleh “Hayat Tahrir al-Sham.” Sebelumnya dikenal sebagai “Front al-Nusra,” kelompok ini merupakan sayap resmi al-Qaeda dalam perang Suriah hingga memutuskan hubungan pada tahun 2016.

Kelompok ini ditetapkan oleh AS dan PBB sebagai organisasi teroris.

Namun, aliansi oposisi yang terpisah juga melancarkan serangan lain dari wilayah utara Aleppo.  Pemberontak ini didukung oleh Turki dan diorganisasi di bawah bendera Tentara Nasional Suriah.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya