Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Nataru, Harga Tiket Pesawat Domestik Turun

SELASA, 03 DESEMBER 2024 | 08:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah menetapkan harga tiket pesawat turun sebesar 10 persen menjelang Natal dan Tahun Baru .

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, kebijakan ini sesuai dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan mendorong sektor pariwisata dalam negeri.

"Pemerintah sudah putuskan tiket dalam negeri harganya turun 10 persen," ujar Airlangga, dikutip Selasa 3 November 2024 .


Pemberlakuan penurunan harga tiket akan berlaku selama 16 hari pada masa periode Natal dan Tahun Baru, mulai tanggal 19 Desember 2024 sampai dengan 3 Januari 2025 untuk tiket yang belum terjual.

Selain menetapkan penurunan harga tiket,  Prabowo juga meminta agar rute-rute penerbangan regional ke kawasan wisata diperbanyak. Airlangga menyebutkan, salah satunya ke kawasan ekonomi Tanjung Kalayang di Pulau Bangka Belitung, di mana di wilayah itu tidak ada rute penerbangan yang akhirnya membuat wisatawan sulit menjangkau destinasi wisata yang ada di wilayah tersebut.

"Sebagai contoh kawasan ekonomi di Tanjung Kelayang di Pulau Bangka Belitung, itu kalau tidak ada penerbangan sulit bagi turis untuk datang karena dia harus ke Jakarta dulu baru ke Bangka Belitung atau ke Palembang dulu baru ke Babel. Padahal secara regional itu turis bisa langsung datang kalau itu penerbangan dibuka," kata Airlangga.

Ia mengungkapkan, jumlah pesawat Indonesia saat ini di bawah 400 unit, sedangkan permintaan penerbangan domestik dalam negeri meningkat.

Demikian juga dengan jumlah turis manca negara yang mencapai 17 juta, sedangkan warga Indonesia yang keluar negeri mencapai 7,5 juta.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya