Berita

Bobby Nasution/Ist

Politik

Strategi Gerindra Berbuah Manis di Pilkada 2024

MINGGU, 01 DESEMBER 2024 | 08:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kader Partai Gerindra banyak yang maju bertarung di Pilkada serentak 2024. Hasilnya pun cukup memuaskan, terutama di wilayah kunci seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Sumatera Utara.

Menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno, kemenangan Pilkada di sejumlah wilayah strategis mencerminkan dominasi Partai Gerindra dan pengaruh Prabowo Subianto.

"Jateng, Jabar, Banten itu kader Gerindra, termasuk Sumut. Apa Sumut bisa menang kalau bukan kader Gerindra?" kata Adi kepada redaksi RMOL, Minggu 1 Desember 2024.


Kemenangan di wilayah strategis ini dianggap sebagai medan tempur krusial yang dapat menentukan arah politik nasional. Capaian ini menunjukkan Gerindra memiliki akar politik yang kuat di wilayah-wilayah tersebut.

Keberhasilan ini juga menjadi bukti efektifnya strategi partai dalam mengusung calon-calon yang kompeten dan memiliki daya saing tinggi. 

"Kemenangan di Jawa Timur juga berkat diisi orangnya Prabowo. Yang lain tidak berhak mengklaim kemenangan ini," tandas Analis Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Di Jawa Barat yang merupakan provinsi dengan daftar pemilih tetap (DPT) tertinggi, Partai Gerindra mengusung calon gubernur (cagub) Dedy Mulyadi-Erwan Setiawan.

Sementara di Jawa Tengah yang selama ini identik sebagai kandang banteng, Paslon Partai Gerindra justru berjaya yakni Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen unggul telak atas paslon Andika Perkasa-Hendrar Prihadi.

Begitupun di Jawa Timur yang setali tiga uang. Paslon Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak unggul dari calon lainnya.

Adapun di Banten jagoan Gerindra Andra Sony-Achmad Dimyati Natakusuma berhasil menumbangkan Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi.

Di Sumatera Utara (Sumut), kader Gerindra juga menang telak. Paslon Bobby Nasution-Surya unggul atas Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala. Bobby adalah kader Partai Gerindra yang sebelumnya berasal dari PDIP.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya