Berita

Kelompok pemberontak merayakan keberhasilan mereka menguasai Aleppo pada Sabtu, 29 November 2024/Net

Dunia

Pasukan Pemberontak Makin Maju, Tentara Suriah Pilih Mundur dari Aleppo

MINGGU, 01 DESEMBER 2024 | 08:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan sejumlah kelompok pemberontak anti Presiden Suriah, Bashar al-Assad di kota Aleppo semakin signifikan dan berhasil menduduki setengah dari kota terbesar di negara penuh konflik itu.

Militer Suriah mengatakan bahwa puluhan personelnya telah tewas atau terluka dalam pertempuran sengit di Aleppo dan mereka sekarang sedang menyusun kembali pasukan, mengerahkan kembali pasukan untuk memperkuat garis pertahanannya sambil mempersiapkan serangan balik. 

"Pemberontak telah melancarkan serangan luas dari berbagai arah di garis depan Aleppo dan Idlib dan bahwa pertempuran telah terjadi di jalur yang melebihi 100 km. Puluhan tentara telah tewas," ungkap militer Suriah, seperti dimuat Al Jazeera pada Minggu, 1 November 2024. 


Serangan tersebut menandai pertempuran paling signifikan dalam perang saudara Suriah dalam beberapa tahun terakhir.

Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) yang berbasis di Inggris mencatat lebih dari 300 orang, termasuk sedikitnya 20 warga sipil, telah tewas sejak serangan pemberontak dimulai pada hari Rabu, 27 November 2o24.

Sementara itu, Presiden Assad berjanji untuk mempertahankan stabilitas dan integritas teritorial Suriah dalam menghadapi semua pemberontak.

"(Suriah) mampu, dengan bantuan sekutu dan teman-temannya, mengalahkan dan melenyapkan mereka, tidak peduli seberapa intens serangan teroris mereka," ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Perang saudara di Suriah terjadi tahun 2011 lalu setelah pemerintah Assad menanggapi protes pro-demokrasi dengan tindakan keras yang brutal, yang telah menewaskan sekitar setengah juta orang.

Konflik tersebut sebagian besar tidak aktif sejak gencatan senjata disepakati pada tahun 2020, tetapi pasukan oposisi atau para pemberontak telah mempertahankan kendali atas kota Idlib di barat laut dan sebagian besar provinsi di sekitarnya.

Idlib terletak hanya 55 km dari Aleppo, yang merupakan benteng pemberontak hingga jatuh ke tangan pasukan pemerintah pada tahun 2016.

Serangan di Aleppo awal pekan ini dipimpin oleh kelompok jihadis yang dikenal sebagai Hayat Tahrir al-Sham (HTS) dan faksi sekutu yang didukung oleh Turki.

HTS dianggap sebagai salah satu kelompok yang paling efektif dan mematikan yang memerangi pemerintah Assad dan sudah menjadi kekuatan dominan di Idlib.

Sebelumnya dikenal sebagai Front al-Nusra, cabang al-Qaeda di Suriah, HTS kemudian berganti nama beberapa kali dan menjauhkan diri dari al-Qaeda.

Para pemberontak mengatakan bahwa mereka juga telah merebut pangkalan udara Abu al-Duhur di provinsi Idlib dan telah menguasai jalan raya utama yang menghubungkan Aleppo dengan ibu kota Damaskus.

Mereka juga mengumumkan jam malam yang mulai berlaku pukul 17.00 waktu setempat dan akan tetap berlaku hingga Minggu, 1 Desember 2024.

Kemajuan para pejuang yang dipimpin HTS membuka jalan bagi beberapa warga sipil yang telah lama mengungsi untuk kembali ke rumah mereka.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya