Berita

Aksi demo gabungan serikat pekerja dan buruh di kantor Bawaslu KBB/RMOLJabar

Politik

Bawaslu KBB Janji Tangani Semua Pelanggaran Pilkada

MINGGU, 01 DESEMBER 2024 | 05:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Selama tahapan Pilkada di Kabupaten Bandung Barat (KBB), peran Bawaslu KBB dinilai sama sekali tidak tampak. Bahkan, meski pelanggaran ada di depan mata, Bawaslu KBB seolah tutup mata.

Akibatnya masyarakat KBB pun geram karena banyaknya pelanggaran yang seolah dibiarkan. 

Setelah muncul banyak desakan dari berbagai media sosial hingga unjuk rasa, Bawaslu KBB akhirnya angkat suara dan berjanji akan menindaklanjuti laporan-laporan pelanggaran yang berjumlah belasan terkait Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat.


Ketua Bawaslu KBB, Riza Nasrul Falah, akhirnya berani menemui para demonstran. Dirinya meminta masyarakat bersabar. Sebab, Bawaslu sedang menindaklanjuti laporan-laporan yang masuk.

"Kami mengapresiasi perhatian dari teman-teman serikat buruh terhadap proses demokrasi," ucap Riza yang disentil salah satu demonstran sebagai jawaban normatif dan hanya formalitas belaka, di Kantor Sekretariat Bawaslu KBB, Sabtu, 30 November 2024.

Jawaban normatif tersebut pun terbukti saat Riza mengatakan bahwa proses pemeriksaan di Pilkada Bandung Barat membutuhkan waktu, apalagi di tiap kecamatan sedang melakukan rekapitulasi suara hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. 

"Kami berterima kasih atas dukungan dan pengawalan dari masyarakat serta media. Bawaslu berkomitmen untuk menjalankan tugasnya sesuai ketentuan hukum demi menjaga integritas Pilkada di Bandung Barat," tandasnya, dikutip RMOLJabar, Sabtu, 30 November 2024. 

Mendengar hal tersebut, beberapa perwakilan Serikat Pekerja dan Buruh KBB pun menganggap Bawaslu KBB sedang mengulur-ngulur waktu agar laporan-laporan pelanggaran tersebut menjadi kedaluwarsa seperti laporan yang sudah-sudah.

Sementara itu, Koordinator aksi dari Gabungan 6 Serikat Buruh dan Pekerja KBB, Dede Rahmat menyatakan, apapun keputusan Bawaslu KBB dan Gakkumdu nanti, pihaknya merasa perlu melakukan desakan agar ada penindakan secara serius, profesional, dan transparan demi berjalannya demokrasi, menjaga kepercayaan masyarakat, serta terciptanya kondusivitas di KBB.

"Bawaslu selama ini kinerjanya tidak terlihat dan dirasakan masyarakat. Makanya kami mendesak Bawaslu untuk memproses hukum semua pelaku pelanggaran Pilkada dan membuktikan keadilan," tegas Dede di lokasi.

Ditambahkan Dede, pelanggaran-pelanggaran yang terjadi selama Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat khususnya di masa tenang pemilu sudah sangat crowded.

"Maka, jika tuntutan kami diabaikan, kami siap melakukan aksi lanjutan di kantor Bupati Bandung Barat," tegasnya.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya