Berita

Inovasi perusahaan rintisan PT Biotech Cipta Kreasi/Ist

Bisnis

Tiga Startup Dalam Negeri Unjuk Gigi di Startup4Industry 2024

JUMAT, 29 NOVEMBER 2024 | 11:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tiga perusahaan rintisan unjuk gigi dalam ajang Startup4Industry 2024 dengan menghadirkan inovasi teknologi yang berdampak signifikan bagi industri di Indonesia.

Ketiga perusahaan rintisan tersebut adalah PT Biotech Cipta Kreasi, Folks Automation, dan Yotta Aksara Energi. PT Biotech Cipta Kreasi mengembangkan pakan ikan lele berbasis bioteknologi yang mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

Kemudian Folks Automation menawarkan solusi otomasi industri terjangkau bagi UMKM. Sementara Yotta Aksara Energi menciptakan microcontroller buatan Indonesia yang mampu menekan biaya produksi hingga 50 persen.


Chief Product Officer sekaligus Co-Founder Biotech, Rosyida Ismi Barroroh menyebut, pihaknya menciptakan pakan ikan lele berbasis bioteknologi dengan menggabungkan atraktan-organik dan probiotik yang dikembangkan secara khusus untuk meningkatkan kualitas pakan.

“Pakan ini mampu mempercepat pertumbuhan ikan lele, meningkatkan daya tarik pakan (palatabilitas) serta kualitas efisiensi pakan Feed Conversion Ratio (FCR)," kata Rosyida dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 29 November 2024.

Sementara Folks Automation berhasil merancang sistem otomasi yang terjangkau dan mudah diimplementasikan di industri kecil. Folks menawarkan solusi dengan spesifikasi tinggi namun harga kompetitif, bahkan jauh lebih murah dibandingkan produk impor.

"Barang yang sebelumnya tidak tersedia di Indonesia, kini didapatkan secara lokal. Desain, perakitan, hingga seluruh proses produksi dilakukan di Indonesia, kecuali chip kita memang masih harus impor ya,” kata Sales & Application Director Folks Automation, Ahmad Haris.

Folks Automation membantu sebuah pabrik kecap di Surabaya untuk mengotomasi proses produksi mereka. Dengan sistem otomasi Folks, produksi kecap diklaim meningkat dari 150 kg per 5 jam menjadi 200 kg per 4 jam.

"Selain itu, kebutuhan tenaga kerja berkurang dari 3 orang menjadi hanya 1 orang," jelas Haris.

Adapun Yotta Aksara Energi menjadi peraih juara apresiasi khusus untuk program Startup4Industry 2024. Founder Yotta Aksara Energi, Mohammad Hafidhuddin Karim mampu mengembangkan microcontroller buatan Indonesia.

Yotta Aksara Energi berfokus pada otomasi laboratorium dan telah menghasilkan berbagai produk, mulai dari sistem laboratorium otomatis untuk pembuatan baterai hingga microcontroller untuk mesin pengering sagu yang diperlombakan dalam program S4I ini.

"Salah satu misi kami adalah menyubstitusi produk impor," tegas Karim.

Melalui inovasi microcontroller yang dirancang khusus untuk kebutuhan industri, Yotta Aksara Energi mampu menekan biaya produksi pembuatan mesin ini hingga 50 persen dibanding menggunakan produk impor.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya