Berita

Pasangan Rudy Susmanto (kanan) dan Jaro Ade (kiri) saat bersilaturahmi ke LS Vinus beberapa waktu lalu/RMOLJabar

Politik

Pilkada Kabupaten Bogor 2024

Hitung Cepat LS Vinus, Rudy-Ade Raih 71,99 Persen Suara

JUMAT, 29 NOVEMBER 2024 | 03:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bogor nomor urut 1, Rudy Susmanto-Ade Ruhandi atau Jaro Ade, menang telak di Pilkada Kabupaten Bogor 2024.

Berdasarkan quick count dari berbagai lembaga, mereka mendapat lebih dari 70 persen suara. Salah satunya dari Lembaga Study Visi Nusantara (LS Vinus). 

Hasil quick count yang dirilis LS Vinus, pada Kamis, 28 November 2024, paslon Rudy Susmanto-Jaro Ade mendapat 71,99 persen. Sedangkan lawannya yakni paslon nomor urut 2, Bayu Syahjohan-Musyafaur Rahman mendapat 28,01 persen.


Founder LS Vinus, Yusfitriadi menuturkan, quick count yang dirilisnya itu berdasarkan hasil dari 800 sampel yang tersebar di 7.098 TPS atau 10 persen dari jumlah total TPS yang ada di Kabupaten Bogor. 

"Selamat kepada pasangan Rudy dan Jaro Ade yang menang di Pilbup Bogor 2024," kata Yusfitriadi kepada wartawan, Kamis, 28 November 2024. 

Pria yang karib disapa Bang Yus itu menambahkan, hasil quick count sudah 100 persen sejak Rabu malam pukul 21.00 WIB. Di awal penghitungan, paslon Rudy-Jaro Ade sempat unggul telak dengan suara sebesar 82 persen.

"Quick count kami siarkan secara live, dengan metode ilmiah yang mendekati kebenaran, maka kemenangan Rudy Susmanto-Jaro Ade tidak terbantahkan. Kalaupun ada margin error, raihan suara Rudy Susmanto-Jaro Ade minimal 68 persen dan maksimal 73 persen," tutur Yus, dikutip RMOLJabar, Kamis, 28 November 2024.

Dia menyampaikan banyak terima kasih kepada jajarannya yang sudah mengawal Pilbup Bogor 2024 dengan begitu baik dan tanpa mengenal kata lelah. Dia juga mengajak masyarakat mengawal hasil rekapitulasi faktual yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Bogor.

"Mari kita kawal hasil akhir dari Pilbup Bogor 2024, yang perhitungan faktualnya dilakukan oleh KPU Kabupaten Bogor," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya