Berita

Kapal Philippine Coast Guard (PCG) BRP Gabriela Silang (belakang) singgah di Dermaga Bitung, Sulawesi Utara/Ist

Pertahanan

Pererat Diplomasi, Kapal Philippine Coast Guard Singgah di Bitung

KAMIS, 28 NOVEMBER 2024 | 12:47 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sejarah baru dalam hubungan bilateral antara Indonesia dan Filipina tercipta di Dermaga Bitung, Sulawesi Utara, Rabu, 27 November 2024. 

Deputi Operasi dan Latihan Laksda TNI Andi Abdul Aziz secara resmi menyambut kedatangan Kapal Philippine Coast Guard (PCG) BRP Gabriela Silang, yang berlabuh setelah menempuh pelayaran selama satu hari. 

Kunjungan ini menandai pertama kalinya kapal Coast Guard Filipina singgah di Indonesia, tepatnya di Dermaga Bitung, Sulawesi Utara.


Kegiatan Port Visit ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan kedua negara, yang selama ini telah memiliki sejarah panjang kerja sama dalam menjaga keamanan laut. Kunjungan ini juga merupakan tindak lanjut dari kunjungan kapal KN. Gajah Laut-404 Bakamla RI ke Davao, Filipina, pada November 2023, yang menjadi tonggak awal hubungan saling kunjung antara kedua lembaga Coast Guard.

Laksda TNI Andi Abdul Aziz menegaskan bahwa kunjungan PCG BRP Gabriela Silang memiliki arti strategis dalam memperkuat hubungan diplomasi maritim kedua negara. 

"Port Visit ini tidak hanya menjalin silaturahmi dan melaksanakan latihan bersama Philippine Coast Guard, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam menciptakan keamanan bersama di perairan perbatasan. Harapannya, kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat maritim," ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis, 28 November 2024.

Indonesia dan Filipina memiliki kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas kawasan perairan di Asia Tenggara. Sebagai negara kepulauan dengan perairan yang saling berbatasan, kerja sama kedua negara sangat penting dalam mengatasi tantangan keamanan, termasuk penyelundupan, perompakan, dan kegiatan ilegal lainnya. Dalam konteks ini, Port Visit PCG ke Bitung menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi melalui diplomasi dan kerja sama operasional.

Kunjungan PCG BRP Gabriela Silang dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dengan berbagai kegiatan untuk mempererat hubungan kedua lembaga Coast Guard. 

Agenda tersebut meliputi Pembukaan Patroli Terkoordinasi (Patkor) Philindo 2024 yang dihadiri Komandan KN. Singa Laut-402 dan PCG BRP Gabriela Silang beserta awak kapal,  kunjungan ke fasilitas Kantor Zona Bakamla Tengah di Manado,  Ship Tour ke kapal PCG BRP Gabriela Silang,  Olahraga bersama antara awak KN. Singa Laut-402 dan PCG BRP Gabriela Silang. 

Selanjutnya, latihan maritim bersama meliputi Sarex (Search and Rescue Exercise): simulasi pencarian dan penyelamatan. Comex (Communication Exercise): penguatan komunikasi operasional. Passex (Passing Exercise): latihan manuver kapal di laut.

“Latihan bersama ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasional kedua lembaga, menciptakan interoperabilitas, serta memperkuat kepercayaan di antara kedua negara,” jelas Laksda TNI Andi Abdul Aziz.

Delegasi PCG yang dipimpin RADM Edgar L. Ybanez, menyampaikan apresiasi atas penyambutan yang hangat dari Bakamla RI. 

"Kami merasa sangat terhormat atas penerimaan luar biasa ini. Kunjungan ini bukan hanya mencerminkan hubungan kerja sama yang erat, tetapi juga komitmen bersama untuk menjaga keamanan maritim di kawasan," pungkasnya.

Indonesia dan Filipina berbagi kepentingan strategis dalam menjaga kawasan perairan mereka dari berbagai ancaman. Kunjungan ini tidak hanya menjadi simbol diplomasi, tetapi juga langkah konkret dalam memperkuat kemampuan operasional melalui patroli bersama yang diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat pesisir dan nelayan.

Dengan latar belakang kerja sama yang sudah terjalin melalui forum regional seperti ASEAN Coast Guard Forum, Bakamla RI dan PCG terus menunjukkan komitmen untuk memperkuat keamanan laut di Asia Tenggara.

Kegiatan Port Visit ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih intensif dan kolaborasi berkelanjutan antara kedua negara untuk menciptakan kawasan maritim yang aman, stabil, dan damai.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya