Berita

Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jatim, Khofifah-Emil/RMOLJatim

Politik

Pilkada Jatim 2024

Khofifah-Emil Minta Tak Ada Euforia Berlebih

KAMIS, 28 NOVEMBER 2024 | 02:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, merayakan keunggulan hasil hitung cepat atau quick count.

Dengan keunggulan hasil hitung cepat ini, Khofifah optimistis bahwa hasilnya tidak jauh dengan hasil real count oleh KPU nantinya. Sehingga Khofifah-Emil dapat kembali memimpin Jatim untuk periode kedua.

"Kita berharap proses akhirnya berjalan dengan baik. Bahwa Jawa Timur berkemajuan terus bisa meraih prestasi terbaiknya mewujudkan Gerbang Baru Nusantara," ujar Khofifah di Posko Pemenangan Diponegoro Surabaya, Rabu sore, 27 November 2024.


Selain itu, Khofifah juga menanyakan para relawan pendukungnya mengenai kesiapan untuk mengawal perhitungan atau rekap suara yang sedang berlangsung. Baik itu di tingkat TPS, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi.

"Di PPK siap? Kawal perhitungan kabupaten/kota siap? Dan tolong kawal sampai final perhitungan di tingkat provinsi," ucapnya.

"Apa yang kita lihat hasil quick count adalah bagian kerja keras panjenengan semua, patut kita syukuri bersama. Saya harap jangan ada euforia, sebelum C1 final, PPK final, KPU kabupaten/kota final dan KPU provinsi final," imbuh Khofifah.

Sementara wakil gubernur Jatim, Emil Dardak meminta para simpatisan untuk tidak merayakan kegembiraan secara berlebih. 

Emil Dardak mengatakan, hasil quick count memang belum memastikan kemenangan, namun hasilnya kemungkinan besar tidak jauh berbeda dengan real count

Oleh sebab itu, ia pun mengajak para pendukung tetap menunggu hasil keputusan KPU sebagai bentuk penghormatan terhadap KPU dan paslon lain.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya