Berita

Menhan Tiongkok, Dong Jun/Net

Dunia

Menhan Kena Program Bersih-bersih Pejabat Korup

RABU, 27 NOVEMBER 2024 | 15:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Pertahanan Tiongkok, Dong Jun tengah dalam kasus penyelidikan dugaan korupsi. 

Menurut laporan Financial Times pada Rabu, 27 November 2024, kasus Dong merupakan bagian dari penyelidikan antikorupsi di jajaran atas pejabat pertahanan Tiongkok. 

"Dong adalah menteri pertahanan Tiongkok ketiga yang masih menjabat atau mantan menteri yang diselidiki terkait dugaan korupsi," ungkap laporan tersebut. 


Militer Tiongkok telah menjalani pembersihan antikorupsi besar-besaran sejak 2023, dengan sembilan jenderal PLA dan sedikitnya empat eksekutif industri pertahanan kedirgantaraan telah dikeluarkan dari badan legislatif nasional hingga saat ini.

Dong seorang mantan kepala Angkatan Laut PLA, diangkat menjadi menteri pertahanan pada Desember 2023. Pendahulunya, Li Shangfu, dicopot setelah tujuh bulan menjabat.

Dong menghadiri pertemuan para pemimpin militer dari seluruh dunia minggu lalu di Laos, di mana ia menolak bertemu dengan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin karena dukungan Washinton pada Taiwan. 

Sebagai Menhan, Dong bertanggung jawab atas diplomasi militer Tiongkok dengan negara-negara lain.

Ia mengawasi pencairan baru-baru ini dalam hubungan militer-ke-militer AS-Tiongkok, dengan kedua negara mengadakan pembicaraan tingkat komandan untuk pertama kalinya pada bulan September.

Namun, ia tidak dipromosikan ke Komisi Militer Pusat (CMC) yang beranggotakan enam orang, badan militer tingkat tertinggi di Tiongkok, selama sidang pleno Partai Komunis pada awal tahun 2024, di mana perombakan personel biasanya akan diumumkan.

Menteri pertahanan Tiongkok secara tradisional telah menjadi anggota CMC, yang dipimpin oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping, dan Dewan Negara, badan eksekutif tingkat Kabinet Tiongkok.

Dong juga tidak ditunjuk ke Dewan Negara selama perombakan pemerintahan pada bulan Maret.

Dua pendahulu langsung Dong, Li dan Wei Fenghe, dikeluarkan dari Partai Komunis pada bulan Juni karena korupsi. 

Beijing telah memperdalam tindakan keras terhadap dugaan korupsi di angkatan bersenjata selama tahun lalu, dengan Presiden Xi Jinping pada bulan November memerintahkan militer untuk memberantas korupsi dan memperkuat "kesiapan perang".

Intensitas gerakan antikorupsi di angkatan darat sebagian didorong oleh kekhawatiran bahwa hal itu dapat memengaruhi kemampuan Tiongkok untuk melancarkan perang di masa depan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya