Berita

ABK Perikanan Indonesia di LN/Net

Politik

Pemerintah Godok Skema Perlindungan ABK Perikanan Indonesia di LN

RABU, 27 NOVEMBER 2024 | 12:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menyiapkan skema perlindungan ekstra bagi para anak buah kapal (ABK) Indonesia yang bekerja di kapal perikanan luar negeri.

Skema yang dimaksud mulai dari peningkatan skill ABK melalui balai-balai pelatihan KKP, pemetaan negara penyaluran ABK, hingga sinkronisasi data ABK yang ada di dua kementerian.

“Saya rasa ini sesuatu yang luar biasa, kami sudah siap menerima para calon-calon ABK yang akan bekerja di luar (negeri) secara profesional, kami akan didik melalui balai-balai pelatihan yang kami punya,” ujar Menteri Trenggono dalam keterangan yang diterima, Rabu, 27 November 2024.


KKP akan memaksimalkan balai-balai pelatihan yang tersebar di Medan, Ambon, Tegal, Bitung dan Sukamandi sebagai tempat pelatihan bagi calon ABK yang terdata akan bekerja di luar negeri. Selain kompetensi bidang kelautan dan perikanan, calon ABK akan dibekali dengan pelatihan bahasa asing sesuai negara yang menjadi tujuan.

Trenggono meyakini, ABK Indonesia punya daya saing tinggi di dunia kerja dan dapat terhindar dari praktik kekerasan maupun penipuan yang sampai saat ini masih menimpa ABK Indonesia di luar negeri. 

“Kami di KKP sering kena getah bahwa ada ABK Indonesia di luar yang kena masalah. Tapi sebetulnya kami tidak tahu berangkatnya seperti apa, kemampuannya apa, tapi kami yang kena. Dengan adanya sinergi, kemampuan ABK bisa kita tingkatkan dan masalah kekerasan dan sebagainya bisa kita hindarkan,” jelasnya.

Sinergi dengan Badan P2MI juga membuka peluang bagi lulusan satuan pendidikan advokasi di bawah KKP untuk berkarier di luar negeri. Setiap tahunnya, KKP mewisuda ribuan taruna dan taruni dengan kemampuan yang beragam, seperti penguasaan teknologi penangkapan ikan, permesinan perikanan, teknologi pengolahan hasil perikanan, budi daya perikanan, hingga pengelolaan sumber daya perairan. 

Sementara itu, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengapresiasi langkah KKP yang siap mendukung upaya perlindungan terhadap pekerja migran khususnya para ABK. 

Di samping pelatihan bagi para calon ABK, pihaknya bersama KKP akan membentuk satgas, melakukan sinkronisasi data ABK, serta melakukan pemetaan negara-negara yang potensial menerima penyaluran ABK secara profesional. Menurutnya, negara dengan kebutuhan ABK tinggi yakni Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan.

Sinergi dengan KKP sekaligus untuk menekan praktik pengiriman ABK keluar negeri secara ilegal. “Yang unprosedural itu rawan, banyak laporan yang dibuang di laut karena cekcok, dan sebagainya. Nah ini yang ingin kami bereskan, sehingga semua terdata. Untuk itu kami akan membentuk satgas, memetakan negara-negara tujuan, dan tentunya mengintegrasikan data,” beber Karding.

Pertemuan Menteri Trenggono dengan Menteri Karding turut mengikutkan masing-masing wakil menteri, yakni Wamen KP Didit Herdiawan Ashaf, serta Wamen P2MI Christina Aryani dan Dzulfikar Ahmad Tawalla.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya