Berita

Ketua Para Syndicate, Ari Nurcahyo (tangkapan layar/RMOL)

Politik

Para Syndicate: Pilkada 2024 Pertarungan Segitiga Politik

SELASA, 26 NOVEMBER 2024 | 16:33 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pilkada 2024 dianggap sebagai pertarungan segitiga politik antara Joko Widodo (Jokowi), Megawati Soekarnoputri, dan Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Ketua Para Syndicate, Ari Nurcahyo dalam acara diskusi bertajuk "Selamatkan Pilkada, Selamatkan Demokrasi: Tolak Kriminalisasi, Cawe-cawe, dan Politik Uang!!" Di Kantor Para Syndicate, Jalan Wijaya Timur 3 nomor 2A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 26 November 2024.

"Hari ini memang situasi politik di Pilkada itu memang terutama di daerah-daerah tertentu itu memang Pilkada rasa Pilpres. Karena yang bertarung bukan hanya paslon-paslon di tingkat lokal, baik di provinsi, di kabupaten/kota, tetapi pertarungan adalah para elit politik nasional," kata Ari, Selasa sore, 26 November 2024.


Ari pun mencatat ada beberapa episentrum Pilkada 2024, yakni Jawa Tengah, Jakarta, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Jawa Barat.

"Itu sulit dilepaskan dari bukan hanya pertarungan elit-elit, paslon-paslon yang bertarung di pemilihan gubernur, tapi juga merupakan pertarungan politik antara tiga tokoh besar ya, kalau saya menyebutnya adalah pertarungan segitiga politik antara Pak Prabowo, Pak Jokowi, dan Bu Mega," terang Ari.

"Jadi segitiga politik antara Prabowo, Megawati, dan Jokowi sekarang masih terus berlangsung. Dan memang titik beratnya masih bagaimana kita membaca sekarang relasi atau gravitasi politik di antara Presiden Prabowo, dan mantan Presiden Joko Widodo," sambung Ari.

Bahkan, Ari menyebut bahwa keburukan ketika Pilpres 2024 kembali terulang di Pilkada 2024. Bahkan, Ari mencatat ada 4 kluster atau zonasi Pilkada.

Yang pertama adalah zonasi terjadinya free and fair competition, yakni zona partai-partai dan paslon bebas terbuka untuk berkoalisi dan berkontestasi di pilkada.

Lalu zona kedua adalah daerah, di mana terjadi instrumentasi Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan KIM Plus. Adanya kerja sama politik tersebut di Pilpres 2024 berlanjut dalam proses pemenangan pilkada.

Zona ketiga adalah zona dinasti Jokowi. Dinasti Jokowi adalah zona di mana anak, menantu, atau sel Jokowi maju sebagai konsultan pilkada.

"Misalnya kasus di Sumatera Utara, kemudian di Jawa Tengah, mesinnya Mas Kesang juga bisa maju di situ. Jadi itu adalah zona di mana dinasti Jokowi ada di situ dan kemudian pertaruhan bagi keluarga Jokowi," jelas Ari.

Zonasi keempat adalah, zona yang menjadi basis banteng atau basisnya PDIP yang dapat menjadi tager elektoral dari kelompok Jokowi, seperti Solo, Bali, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

"Jadi memang ada 4 kluster zonasi kontestasi Pilkada yang memang menjadikan bahwa pertarungan di Pilkada itu bukan hanya pertarungan partai-partai berkoalisi, tapi juga pertarungan tiga tokoh besar dalam politik nasional hari ini, antara Pak Prabowo, Megawati dan Jokowi," pungkas Ari.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya