Berita

Ketua Umum Jaringan Media Siber (JMSI), Teguh Santosa di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa, 26 November 2024/RMOL

Politik

Ketum JMSI: Pers Harus Tahu Kebijakan Pangan Kolaboratif Prabowo dengan Korsel

SELASA, 26 NOVEMBER 2024 | 14:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kebijakan Kedaulatan pangan yang bersifat kolaboratif, antara pemerintah Presiden Prabowo Subianto dengan negara tetangga Korea Selatan (Korsel), dianggap penting untuk diketahui pers secara komprehensif. 

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Jaringan Media Siber (JMSI), Teguh Santosa, saat membuka acara Seminar Internasional bertajuk "New Chapter: Improving Indonesia-Korea Relation in Prabowo Administration", yang diselenggarakan media massa Korea Kini, di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa, 26 November 2024.

Menurutnya, peranan pers menjadi penting dalam memastikan kebijakan kedaulatan pangan pemerintahan Prabowo dapat mendunia. 


"Kami berpendapat bahwa komunitas pers nasional, media massa, dan jurnalis perlu memahami dan memperhatikan dua isu penting tersebut," ujar Teguh yang juga CEO Korea Kini tersebut. 

Dia memaparkan dua isu penting tersebut yang perlu diperhatikan, yakni pertama mengenai dampak positif kebijakan kedaulatan pangan terhadap masyarakat di dalam negeri. 

"Kedaulatan pangan juga dapat dilihat sebagai kebijakan besar dan masif dalam memajukan sektor pertanian, memperkuat kelompok tani, dan mengembangkan kawasan pedesaan," urainya. 

Terkait dampak dalam negeri, Teguh memandang pers sebagai satu kelompok masyarakat bisa ikut berkontribusi positif dalam realisasinya. 

"Termasuk mendorong dan memberdayakan anggota masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengamankan rantai pangan secara inklusif," tegasnya. 

Sementara isu kedua, penasihat Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL itu memperhatikan, pers juga perlu mengetahui tentang ketersinambungan kebijakan kedaulatan pangan dengan kebijakan luar negeri. 

"Pedoman kebijakan luar negeri untuk menjadi negara tetangga yang baik, yang mengarusutamakan dan mendorong pendekatan-pendekatan baru yang berdimensi kolaboratif, di tengah tantangan percaturan internasional yang semakin menantang," tuturnya. 

Oleh karena itu, Teguh memandang perlu dilaksanakan acara seminar internasional hari ini, supaya pemerintahan Prabowo bisa mencapai target yang fokus terhadap kedaulatan pangan. 

"Menurut kami, kedua hal ini sangat berkaitan satu sama lain. Kedaulatan pangan memungkinkan Indonesia menjalankan politik yang bebas dan aktif  sekaligus menjadi tetangga yang baik di kancah regional dan internasional," jelasnya. 

"Tetangga yang baik adalah tetangga yang menawarkan solusi agar lingkungan sekitar tidak menjadi masalah," demikian Teguh menambahkan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya