Berita

Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) bersama Perempuan Demokrat/Ist

Nusantara

Edhie Baskoro Yudhoyono:

Perempuan Agen Inovasi, Kreatif, dan Pendorong Perubahan

SELASA, 26 NOVEMBER 2024 | 12:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peran penting perempuan dalam perekonomian kreatif Indonesia tidak boleh dikesampingkan. 

Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), mengatakan bahwa perempuan tidak hanya sekadar sebagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) maupun ekonomi kreatif (Ekraf). 

Lebih jauh, kata Ibas, perempuan juga sebagai agen inovasi, kreativitas, dan pendorong perubahan yang memiliki dampak besar terhadap kesejahteraan keluarga dan masyarakat. 


"Perempuan juga sebagai agen inovasi, kreatif, dan pendorong perubahan demi tambahnya kesejahteraan keluarga," kata Ibas dalam keterangannya, Selasa, 26 November 2024. 

Ibas lalu memberikan sejumlah contoh sukses peranan perempuan dalam ekonomi kreatif yang telah membuktikan kemampuannya untuk bersaing di pasar global. 

"Seperti Du Anyam, yang dimulai dari perempuan penganyam di NTT. Dengan dukungan inovasi dan adopsi teknologi, mereka berhasil memperluas pasar hingga internasional, menjadi pemasok di negara G-20 dan event Asian Games," kata Ibas.

Selain itu, Ibas turut menyoroti pencapaian lain yang menggembirakan, seperti UMKM yang dikelola oleh Bu Nova R. Purba, yang mengembangkan motif khas Pacitan dan berhasil menembus pasar internasional. 

Ia juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap UMKM Rahma Ecoprint Collection dari Magetan yang mengembangkan Batik Ecoprint, seni tradisional yang dipadukan dengan nilai-nilai keberlanjutan. 

"Mereka menggunakan bahan alami untuk pewarnaan, mengurangi limbah, dan mengedepankan konsep ramah lingkungan, yang selaras dengan prinsip-prinsip Sustainable Development Goals (SDGs)," urainya.

Lebih lanjut, Ibas juga memaparkan data yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam Indeks Pembangunan Gender (IPG) Indonesia, yang telah naik sebesar 7,12 basis poin dalam sepuluh tahun terakhir. 

"Ini adalah bukti nyata bahwa pemberdayaan perempuan berkontribusi besar dalam pembangunan bangsa, baik dari sisi ekonomi maupun sosial politik," kata Ibas.



Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya