Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono/RMOL

Politik

Mardiono Minta Kader Jaga Situasi Tentram di Masa Tenang

SENIN, 25 NOVEMBER 2024 | 22:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kader-kader Partai Persatuan Persatuan Pembangunan (PPP) diminta untuk menjaga ketenangan dan ketentraman selama masa tenang hingga pencoblosan Pilkada Serentak 2024.

Pesan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono saat bertemu kader di Kantor DPC PPP Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

“Apa yang sudah jadi pikiran dan pilihan selama masa kampanye, saat ini rakyat yang memutuskan. Saya memesankan kita jaga ketenangan dan ketentraman di masyarakat, jangan sebaliknya,” ujar Mardiono dalam keterangannya, Senin, 25 November 2024.


Mardiono menyebutkan, kehadirannya bertemu kader di Bojonegoro untuk memastikan seluruh mesin politik telah bekerja dengan baik dan dapat memastikan kader dapat mengawal suksesnya Pilkada 2024.

“Saya hadir memastikan bahwa kader di internal PPP Kabupaten Bojonegoro bisa mengawal suksesnya Pilkada terhadap calon yang diusung,” jelasnya.

“Saya juga memastikan kader menjaga dan mengawal suara sampai nanti perhitungan akhir. Alhamdulillah laporan ketua DPC dan kader, seluruh pengurus solid satu tujuan memenangkan Pilkada,” sambungnya.

Sementara, Ketua DPC PPP Bojonegoro Sunaryo Abuma’in memastikan seluruh kadernya solid dan bergerak untuk memenangkan pilkada.

“Semua elemen pengurus cabang sampai ranting solid memenangkan paslon yang PPP usung. Kalau ada kader yang tidak solid dan menjadi sulit, maka kita pecat,” tandasnya.


Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya