Berita

Yance Aswin dan Tim hukum Edy-Hasan/RMOL

Politik

Tim Hukum Edy-Hasan Tegaskan Tak Percaya Kapolda Sumut

SENIN, 25 NOVEMBER 2024 | 22:15 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Tim Kuasa Hukum Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala menyatakan ketidakpercayaan mereka terhadap Kapolda Sumatera Utara, Irjen Whisnu Hermawan Februanto banyaknya persoalan Pilkada Serentak 2024.

Bentuk ketidakpercayaan ini disampaikan KEtua Tim Hukum Edy-Hasan, Yance Aswin saat memberikan keterangan pers kepada media, Senin, 25 November 2024. Salah satu persoalan yang membuat mereka tidak percaya kepada Kapolda yakni berkaitan dengan pengaduan mereka atas pelemparan terhadap Edy Rahmayadi usai mengikuti debat Pilgubsu 2024 di Hotel Santika Dyandra, Medan beberapa waktu lalu.

"Karena pemikiran kita dia pasti berpihak, kenapa? Waktu itu sudah cukup lama sehingga tidak ada report sama kita, bahkan penjelasan kepada kita apakah laporan kita itu bisa atau tidak, tidak pernah ditanggapi secara serius," ungkapnya.


Yance menyebutkan mencari pelaku seharusnya mudah.

"Gampang sekali, sudah kita katakan itu Bobby Lovers dari baju yang dipakai dari bendera yang ada, apalagi masalah? Tapi tidak bisa dia lakukan itu dan dia menganggap semua akan smooth, tidak ini tidak akan pernah berakhir sebelum dia mengungkap itu semua," sebutnya.

"Kalau dia takut menjadikan Boby Lovers sebagai tersangka, jadikan Yance sebagai Ketua Tim Hukum ini sebagai tersangka orang yang menuduh, saya siap. Jadi catatan paling penting dari Tim Hukum Edy-Hasan adalah Bapak Kapolda anda lanjutkan semua laporan itu," imbuhnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya