Berita

Jurubicara DPP PDIP Chico Hakim/RMOL

Politik

Jubir PDIP Tak Kenal Keponakan Megawati yang Jadi Tersangka Judol

SENIN, 25 NOVEMBER 2024 | 17:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ditetapkannya keponakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Alwin Jabarti Kiemas alias AJK, sebagai tersangka kasus judi online (judol) direspons Jurubicara DPP PDIP Chico Hakim. 

Chico mengatakan bahwa pihaknya tidak kenal dengan AJK. 

“Saya enggak kenal yang bersangkutan,” kata Chico kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL sesaat lalu, Senin, 25 November 2024.


Ditanya lebih jauh mengenai apakah sudah ada arahan atau diskusi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Chico menegaskan bahwa tidak ada hal tersebut. 

“Tidak ada arahan apa-apa,” tegasnya. 

Kabar penangkapan keponakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Alwin Jabarti Kiemas alias AJ, dibenarkan kepolisian.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan Alwin merupakan satu dari 28 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus judol.

“Kami jawab benar,” kata Wira di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 25 November 2025.

Beberapa saat lalu, Polda Metro Jaya merilis ke-24 tersangka jasa pengamanan situs judol oleh Kementerian Informasi dan Digital yang telah berhasil ditangkap kepada media termasuk Alwin Jabarti. Selain 24 tersangka yang ditangkap, ada 4 tersangka lain yang berstatus DPO.

Alwin Jabarti disebut berperan memfilter atau memverifikasi website judol agar tidak terblokir. Alwin merupakan keponakan Taufik Kiemas yang tak lain mendiang suami Megawati Soekarnoputri.

Alwin dan para tersangka lainnya dijerat dengan Pasal 303 KUHP dan atau Pasal 27 ayat (2) UU 1/2024 tentang Perubahan Kedua Atas UU 11/2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 UU 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Juncto Pasal 55 KUHP dan 56 KUHP, Pasal 303 KUHP.

Jika terbukti di pengadilan Alwin dkk bisa dijatuhi hukuman penjara paling lama 10 tahun.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya