Berita

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengenakan rompi oranye saat digiring petugas KPK/RMOL

Hukum

Gubernur Rohidin Mersyah Digiring Pakai Rompi Tahanan, Tangan Diborgol

MINGGU, 24 NOVEMBER 2024 | 22:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bisa dipastikan berstatus tersangka dan mendekam dalam penjara.

Usai menjalani pemeriksaan intensif Rohidin Mersyah tampak mengenakan rompi oranye digiring petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke ruang konferensi pers untuk dirilis ke media. 

Pantauan RMOL, petugas KPK menggiring Rohidin keluar ruang pemeriksaan Minggu malam, 24 November 2024, pukul 22.30 WIB. 


Tak hanya mengenakan rompi khas tahanan KPK, tangan Rohidin terbogol.

Rohidin yang sejauh ini diduga mengutip dana dari ASN Pemrov Bengkulu untuk pendanaan dirinya maju Pilgub digiring bersama dua orang lainnya dengan penampilan serupa.

Rohidin ditangkap melalui operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK kemarin malam, Sabtu, 23 November 2024.
Dalam giat tersebut lembaga antirasuah mengamankan delapan pejabat di lingkungan Pemprov Bengkulu termasuk Rohidin.

Adapun selain Rohidin yang ditangkap adalah Sekretaris Daerah Isnan Fajri, Karo Kesra Ferry Ernez Parera, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Syafriandi, Kepala Dinas Pendidikan Saidirman.

Kemudian Kepala Dinas PUPR Tejo Suroso, Kepala Disnaker Syarif, dan ajudan gubernur Evriansyah alias Anca.

"Pungutan ke pegawai untuk pendanaan pilkada sepertinya," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan modus korupsi para terduga pelaku, Minggu siang.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya