Berita

Obligasi keberlanjutan atau sustainability bond bank bjb/Ist

Bisnis

Sustainability Bond bank bjb Banjir Peminat hingga 5 Kali Lipat

MINGGU, 24 NOVEMBER 2024 | 08:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Obligasi keberlanjutan atau sustainability bond bank bjb mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 4,66 kali dari target awal. Hal ini menjadi bukti besarnya tingkat kepercayaan publik kepada bank bjb, terutama dari investor obligasi yang selalu memberikan respons positif atas setiap penerbitan surat berharga bank bjb.

"Obligasi ini memberikan peluang bagi investor untuk berinvestasi secara bertanggung jawab dengan tetap mendapatkan imbal hasil yang kompetitif," kata Corporate Secretary bank bjb, Ayi Subarna, Minggu, 24 November 2024.
 
Obligasi tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB), dengan total nilai emisi mencapai Rp2 triliun. Pada tahap pertama di tahun 2024 ini, bank bjb menawarkan obligasi dengan nilai emisi Rp1 triliun, sementara sisanya direncanakan akan diterbitkan pada tahun 2025.


Masa bookbuildingberlangsung pada 15-22 November 2024 dan diterbitkan dalam dua seri, yaitu Seri A dengan tenor 3 tahun dan kupon indikatif 6,70-7,35 persen, serta Seri B dengan tenor 5 tahun dan kupon indikatif 7,00-7,60 persen.
 
Obligasi ini mendapat peringkat idAA (Double A) dari Pefindo, mengindikasikan bahwa kemampuan perseroan untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut sangat kuat dibanding perseroan lain.

Kerangka Kerja Sustainability Bond tersebut pun telah di-review dan diberi penilaian “Ramah Lingkungan/Berkelanjutan” oleh pihak independen, yaitu SDGs Hub Universitas Indonesia. 
 
Untuk mendukung penerbitan obligasi ini, bank bjb menggandeng lima underwriter terkemuka, yaitu PT Mandiri Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mega Capital Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

"Obligasi ini akan resmi tercatat di BEI pada 11 Desember 2024, memberikan akses lebih luas kepada investor untuk memperdagangkannya di pasar sekunder," tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya