Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

IMF Bakal Kucurkan Rp43 T ke Ukraina pada 2025

JUMAT, 22 NOVEMBER 2024 | 18:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dana Moneter Internasional (IMF) berencana mengucurkan dana sebesar 2,7 miliar Dolar AS atau setara Rp43 triliun pada tahun 2025 untuk mendukung Ukraina. 

"Apa yang dapat saya sampaikan dari pihak IMF adalah kami diharapkan mencairkan 2,7 miliar Dolar AS pada tahun 2025," kata juru bicara IMF, Julie Kozack dikutip Reuters, Jumat 22 November 2024.

Meski demikian, hingga kini lembaga keuangan tersebut belum memberikan informasi mengenai total kebutuhan pendanaan eksternal Ukraina untuk tahun depan. Namun, jumlah dana tersebut akan dialokasikan ke Kiev oleh para donor internasional melalui IMF sebagai perantara


Dewan Eksekutif IMF dijadwalkan membahas program pinjaman bagi Ukraina dalam beberapa pekan mendatang. 

Namun, Kozack menekankan bahwa pihaknya belum dapat memprediksi kemungkinan perubahan kebijakan Amerika Serikat terhadap Ukraina setelah Donald Trump menjabat sebagai Presiden.

Pasalnya,Trump, yang terpilih kembali pada pemilu Amerika Serikat, diketahui memiliki sikap yang berbeda dari pemerintahan sebelumnya. Ia kerap mengisyaratkan akan mengurangi bantuan militer ke Ukraina dan memilih fokus pada inisiatif perdamaian untuk menyelesaikan konflik di negara tersebut.

"Mengenai pertanyaan tentang potensi perubahan kebijakan, masih terlalu dini dan prematur bagi saya untuk berspekulasi," kata Kozack.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya