Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Dunia

Hasil Kunker Prabowo Bawa Komitmen Investasi 18,5 Miliar Dolar AS

JUMAT, 22 NOVEMBER 2024 | 09:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Lawatan Presiden Prabowo Subianto ke lima negara membawa pulang komitmen investasi senilai 18,5 miliar dolar AS.

Hal itu disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto usai menghadiri CEO Business Forum di salah satu ruangan State Dining Room yang berada di Lancester House, London, Inggris, bersama dengan 19 pimpinan perusahaan.

“Agak-agak melebihi (target). Melebihi. Jadi saya pulang bawa komitmen total 18,5 miliar dolar AS. Jadi saya kira ini cukup bagus, menunjukkan kepercayaan global terhadap ekonomi Indonesia,” ujar Prabowo dalam keterangannya, Jumat 22 November 2024.


Secara rinci nominal total 18,5 miliar dolar AS ini didapatkan dari komitmen investasi British Petroleum senilai 7 miliar dolar AS, 1,5 miliar dolar AS dari beberapa perusahaan lainnya, dan 10 miliar dolar AS yang sebelumnya didapatkan dari hasil kunjungan kerja ke Republik Rakyat China.

“Jadi cukup produktif lah pertemuan-pertemuan kita hari ini. Mereka sangat ingin masuk ke Indonesia. Sebagian dari mereka sudah di Indonesia lebih dari 100 tahun. Prestasi mereka juga cukup baik,” kata Prabowo.

“Saya kira ini menunjukan optimisme mereka terhadap ekonomi kita. Kepercayaan ini juga didapatkan di Brazil juga demikian. Di Amerika juga demikian, di Tiongkok juga demikian. Alhamdulillah ya sangat produktif,” jelasnya.

Setelah dari London, Prabowo akan melanjutkan lawatan luar negeri ke titik terakhir, yaitu Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada tanggal 23 November 2024 dan akan kembali pulang ke Tanah Air pada 24 November 2024.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya