Berita

acara Dialog Kebangsaan dengan tema "Merajut Kesatuan, Implementasikan Asta cita, Wujudkan Papua yang Mandiri, Adil dan Sejahtera" Bertempat di Gedung Jamroni Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong, Kamis, 21 November 2024/Ist

Pertahanan

Koarmada III Hadiri Dialog Kebangsaan Peringatan 23 Tahun Otsus Papua

JUMAT, 22 NOVEMBER 2024 | 02:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kapok Sahli Koarmada III Laksamana Pertama TNI Ridwan Prawira, mewakili Panglima Komando Armada III (Pangkoarmada III) Laksamana Muda TNI Hersan, menghadiri acara Dialog Kebangsaan dengan tema "Merajut Kesatuan, Implementasikan Asta cita, Wujudkan Papua yang Mandiri, Adil dan Sejahtera" Bertempat di Gedung Jamroni Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong, Kamis, 21 November 2024.

Acara dipimpin oleh Dr. Drs Mohammad Musa'ad,M.Si (Pj Gubernur Papua Barat Daya ) dan di Hadiri Dr. Ribka Haluk (Wamendagri). 

Pada sambutannya  Pj. Gubernur Papua Barat Daya Dr. Drs Mohammad Musa'ad menyampaikan untuk bersama-sama melakukan refleksi perjalanan 23 tahun lahirnya Undang-Undang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua.


"Undang-Undang ini, yang dirumuskan dan disahkan pada 1 Januari 2002, melalui proses panjang yang melibatkan berbagai pihak, termasuk Presiden Megawati Soekarnoputri dan Wakil Presiden Hamzah Haz, yang menjadi tonggak penting dalam pembangunan dan kemajuan Papua" ungkap Pj.Gubernur.

Lanjut Dr Mohammad Musa'ad, wilayah Papua yang awalnya terdiri dari dua provinsi kini berkembang menjadi enam, yaitu Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya, sebagai upaya mendekatkan per layanan kepada masyarakat dan mempercepat pemerataan pembangunan.

"Visi besar kita adalah mewujudkan Papua yang mandiri, adil, cerdas, dan bebas korupsi, dengan semangat persatuan yang didasarkan pada kekayaan budaya, adat, serta potensi alam Papua yang luar biasa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, kita harus terus bersatu dan bekerja sama untuk mewujudkan Papua yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat," jelas Pj.Gubernur.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya