Berita

Iskandar Sitorus (kiri) dan Uchok Sky Khadafi/RMOL

Hukum

Dumas Hoaks Jaksa Agung Diterima Bareskrim

KAMIS, 21 NOVEMBER 2024 | 20:09 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Indonesian Audit Watch (IAW) dan Center for Budget Analysis (CBA) menyampaikan pengaduan masyarakat terkait hoaks atau berita bohong Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin ke Bareskrim Mabes Polri.

Dua LSM yang konsen dengan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih itu menilai Burhanuddin menyebar hoaks terkait peristiwa pengepungan Kejaksaan Agung oleh anggota Brimob.

"Jaksa Agung diduga menyampaikan kalimat-kalimat hoax, terlebih Dankorps Brimob menyatakan itu hanya framing," kata Sekretaris Pendiri IAW Iskandar Sitorus di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 21 November 2024.


Iskandar mengatakan Burhanuddin sebagai penyelenggara negara sudah seharusnya tidak melontarkan pernyataan menyesatkan terkait pengepungan Kejagung. Terlebih, Komandan Brimob Polri Komjen Imam Widodo memastikan pernyataan Jaksa Agung adalah framing belaka.

" Tadi kami diterima oleh Dumas dari Kabareskrim ya. Harapan kami agar Bapak Kabareskrim dan teman-teman di sini tentu bisa memproses hal-hal yang sudah kita bawakan, bersama dengan alat bukti tadi," tutur Iskandar.

Di tempat yang sama Direktur CBA Uchok Sky Khadafi menyampaikan harapan agar kepolisian berani melakukan penegakan hukum terhadap Jaksa Agung. Dia mengingatkan hukum jangan tajam ke bawah tumpul ke atas.

"Jangan hanya cepat menangani hoaks ketika dilakukan orang yang tidak punya jabatan, tapi giliran pejabat lambat, nggak berani," kata Uchok.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya