Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani/Ist

Politik

Disegani di Forum Internasional, Muzani: Prabowo Seperti Macan Asia

KAMIS, 21 NOVEMBER 2024 | 19:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kebijakan-kebijakan yang sudah dikeluarkan oleh Presiden Prabowo setelah beberapa bulan dilantik mendapat respons positif dunia internasional.

Itu sebabnya, Presiden Prabowo menegaskan di dalam forum G20 bahwa Indonesia akan melesat menjadi negara maju dengan program-program yang pro rakyat seperti makan bergizi gratis, hilirisasi energi, swasembada pangan, inovasi teknologi, dan  lainnya.

Begitu dikasatan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menghadiri Apel Kader DPC Partai Gerindra Kota Malang, Jawa Timur, Kamis, Kamis, 21 November 2024.


"Presiden Prabowo telah menyampaikan komitmennya. Kita juga melihat Pak Prabowo di forum internasional sangat disegani. Beliau bisa bawa Indonesia disegani dunia," ujar Muzani.

Di forum G20 di Brasi, kata dia, Presiden Prabowo mengatakan kepada dunia akan menghilirisasi sumber daya alam yang ada di Indonesia, menggunakan energi hijau, juga menghilangkan kemiskinan dengan meningkatkan SDM melalui makan bergizi gratis.

"Pak Prabowo juga mengajak negara-negara G20 berkolaborasi untuk menghilangkan kemiskinan dan kelaparan di dunia," tuturnya.

Komitmen itu, kata Muzani, telah dilaksanakan Prabowo dengan menerbitkan PP 47 tentang Penghapusan Piutang Macet UMKM. Komitmen itu berlanjut pada penggunaan produk dalam negeri Mobil Maung buatan PT Pindad sebagai kendaraan resmi kepresidenan dan para menteri di Kabinet Merah Putih.

"Kita tidak keliru bertahun-tahun bersabar untuk mewujudkan Prabowo presiden. Kita bertahun-tahun menunggu beliau yang saat ini (seperti) Macan Asia," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya