Berita

Wakil Ketua KPK periode 2022-2024 dan 2024-2029, Johanis Tanak/RMOL

Politik

Kembali Terpilih jadi Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak Punya Harta Rp11,2 Miliar

KAMIS, 21 NOVEMBER 2024 | 14:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johanis Tanak, kembali terpilih menjadi bagian dari Pimpinan KPK periode 2024-2029. Johanis Tanak tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp11,2 miliar.

Johanis Tanak kembali terpilih menjadi Pimpinan KPK berdasarkan voting yang dilakukan Komisi III DPR pada hari ini, Kamis, 21 November 2024. Tanak meraih 48 suara dengan 2 suara sebagai ketua.

Sedangkan 4 pimpinan KPK terpilih lainnya adalah, Komjen Pol Setyo Budiyanto sebanyak 46 suara dan 45 suara sebagai ketua. Selanjutnya Fitroh Rohcahyanto meraih 48 suara dengan 1 suara sebagai ketua. Kemudian Agus Joko Pramono memperoleh 39 suara. Terakhir Ibnu Basuki Widodo memperoleh 33 suara.


Penelusuran Kantor Berita Politik RMOL dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Tanak yang merupakan pensiunan Jaksa ini tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp11.211.550.499 (Rp11,2 miliar).

Tanak yang diangkat menjadi Wakil Ketua KPK periode 2019-2024 menggantikan Lili Pintauli Siregar ini memiliki harta berupa tanah dan bangunan sebanyak 4 bidang di Karawang dan Jakarta Timur senilai Rp5.964.200.000 (Rp5,96 miliar).

Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Riau ini juga memiliki harta berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp685 juta. Terdiri dari mobil Toyota Corolla Sedan tahun 1997 seharga Rp40 juta, mobil Willys Universal CJ7 tahun 1980 seharga Rp250 juta, motor KTM 350cc tahun 2013 seharga Rp100 juta, dan mobil Honda CR-Z Sedan tahun 2013 seharga Rp295 juta.

Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah itu juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp139 juta, serta kas dan setara kas senilai Rp4.423.350.499 (Rp4,42 miliar). 

Johanis tercatat tidak memiliki utang. Sehingga total harta kekayaannya sebesar Rp11.211.550.499 (Rp11,21 miliar).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya