Berita

Cagub Jakarta Pramono Anung/Ist

Politik

PILKADA JAKARTA 2024

Pramono-Rano Menang 1 Putaran Untungkan Masyarakat

KAMIS, 21 NOVEMBER 2024 | 13:49 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kelompok relawan berkeyakinan pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano bisa menang satu putaran di Pilkada 2024.

Keyakinan tersebut bertambah kuat dengan deklarasi kelompok pendukung Anies Baswedan atau Anak Abah dan pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) alias Ahoker untuk Pramono-Rano.

"Apalagi pertemuan Pramono-Rano dengan Anies yang intensif menjadi kabar gembira, karena akan berdampak pada perdamaian dan sinergitas masyarakat Jakarta untuk perubahan lebih baik," kata Ketua Relawan Pramono Anung-Rano Karno (Pranko) For Jakarta Zulfikar dalam keterangannya, Kamis, 21 November 2024.


Menurut Zulfikar, Pilkada Jakarta satu putaran tentunya menguntungkan masyarakat, karena akan terjadi efisiensi anggaran dan waktu. 

"Kami juga mengajak seluruh mantan gubernur, ormas Betawi, ormas lainnya, dan tokoh-tokoh masyarakat untuk bergabung dalam kampanye akbar Pramono-Rano," kata Zulfikar.

Kampanye akbar itu akan berlangsung di di Stadion Madya Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu, 23 November 2024. 

Zulfikar turut menyoroti dukungan yang diberikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo untuk pasangan Ridwan Kamil-Suswono.

Ia melihat dukungan Jokowi tidak mampu mengangkat elektoral paslon yang diusung koalisi gemuk tersebut.

"Karena tingkat pemahaman demokrasi pemilih Jakarta cukup baik," kata Zulfikar.

Terlebih era Jokowi berkuasa, dari riset Economist Intelligence Unit (EIU) tentang indeks demokrasi, Indonesia pada 2023 menempati peringkat 56 dari 167 negara dengan skor 6,53.

EIU masih mengelompokkan Indonesia sebagai negara flawed democracy alias demokrasi cacat.

"Hal ini tentunya akan menjadi catatan kritis bagi publik Jakarta," pungkas Zulfikar.




Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya