Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/RMOL

Politik

Megawati Ajak Masyarakat Kawal Pilkada

RABU, 20 NOVEMBER 2024 | 20:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pilkada serentak 2024 harus menjadi momentum penting bagi rakyat Indonesia untuk mewujudkan demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.

Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan pesan tegas tersebut menjelang pelaksanaan Pilkada serentak pada 27 November 2024. 

Dia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap netralitas sejumlah institusi negara yang diduga memaksakan pasangan calon tertentu melalui intimidasi dan pemberian sembako bahkan iming-iming uang. 


"Itu semua adalah bagian dari money politics," tegas Megawati lewat pidatonya yang direkam dan ditayangkan di DPP PDIP, Rabu 20 November 2024.

Ketua Umum PDIP itu mengajak masyarakat belajarlah dari rakyat Ghana di Afrika, yang berani menolak rayuan kekuasaan. Mereka meminta pendidikan, sistem kesehatan yang lebih baik, dan pekerjaan, bukan sembako gratis.

Ia menyerukan agar masyarakat memilih calon kepala daerah dengan bijak serta mengajak seluruh komponen masyarakat, termasuk insan pers dan pejuang demokrasi, untuk mengawal proses Pilkada agar bebas dari kecurangan.

"Gerakan kita di dalam mengawal pilkada ini akan menjadi benteng demokrasi. Benteng inilah yang menjaga kedaulatan rakyat didalam memilih secara bebas, tanpa intimidasi. Mari kita berjuang dengan penuh percaya diri," seru Mega.

Megawati menutup pidatonya dengan pesan optimisme, mengutip "Vox Populi, Vox Dei" yang berarti suara rakyat adalah suara Tuhan, seraya berharap perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa untuk perjuangan bersama.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya