Berita

Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Wamendag Dyah Roro Esti saat rapat bersama Komisi VI DPR RI, Rabu, 20 November 2024/Repro

Politik

Posisi Indonesia di BRICS Masih Sebatas Observer

RABU, 20 NOVEMBER 2024 | 15:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Posisi Indonesia di BRICS sejauh ini hanya sebatas observer, belum menjadi anggota tetap.

“Terkait BRICS, jadi posisi Indonesia masih observer dan belum melakukan proses aksesi jadi anggota,” kata Menteri Perdagangan Budi Santoso dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI tentang rencana kegiatan dan anggaran Kementerian Perdagangan di 2025, Rabu, 20 November 2024.

Budi juga memastikan tidak ada skema perjanjian penurunan tarif dalam BRICS untuk Indonesia.


“Forum kerjasama BRICS tidak ada skema perjanjian penurunan tarif. Kecuali, hanya bersifat bilateral antara anggota Brics itu sendiri,” jelasnya.

Terkait perjanjian perdagangan dengan negara anggota BRICS, saat ini Indonesia telah melakukan kerjasama bilateral dengan India dan China.

“Dan sekarang Indonesia juga sudah memiliki perjanjian dagang dengan beberapa negara BRICS, misalnya dengan India melalui ASEAN India FTA kemudian China RRT melalui ASEAN China FTA dan dengan Rusia masih dalam proses untuk Eurasia Cepa,” ujarnya.

“Mudah-mudahan dalam waktu dua bulan ini juga bisa kita selesaikan,” tutup Budi Santoso.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya