Ilustrasi/RMOL
Ilustrasi/RMOL
Menurut Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, penurunan tersebut dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian global akibat eskalasi konflik geopolitik serta kembalinya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat di Pemilihan Presiden (Pilpres) AS 2024.
"Pelemahan nilai tukar tersebut diakibatkan oleh menguatnya mata uang Dolar AS secara luas, serta berbaliknya preferensi investor global dengan memindahkan alokasi portofolionya kembali ke AS pascahasil pemilihan umum di AS," jelas Perry dalam konferensi pers Rabu 20 November 2024.
Populer
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06
Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45
Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35
Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20
Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53
Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48
Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13
Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12
Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33
Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17