Berita

Direktur Indonesia Budget Center, Ibeth Koesrini (kiri)/RMOL

Politik

Waspada! 45 Persen Paslon Pilkada Ternyata Merangkap Pengusaha

SELASA, 19 NOVEMBER 2024 | 19:55 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hampir setengah dari pasangan calon kepala daerah yang berkontestasi di Pilkada Serentak 2024 berstatus sebagai pengusaha.

Diungkap Direktur Indonesia Budget Center, Ibeth Koesrini, status cakada yang masih aktif sebagai pengusaha rawan mengeksplorasi sumber daya alam di daerah demi keuntungan pribadi.

"Hampir 45 persen atau sekitar 640 pasangan calon kepala daerah itu pengusaha, dan mayoritas dari sektor konstruksi dan pertambangan.  Jadi ini menimbulkan kekhawatiran konflik kepentingan yang dapat merugikan lingkungan," kata Ibeth, Selasa, 19 November 2024.


Parahnya, eksplorasi para pengusaha di sektor konstruksi dan pertambangan kerap mengabaikan keberlangsungan alam sekitar.

Persoalan lingkungan sejauh ini belum menjadi isi utama dalam kontestasi pemilihan pemimpin di Indonesia, sehingga masyarakat belum begitu peduli untuk memperhatikan latar belakang sosok yang akan mereka pilih.

"Jadi kalau kita amati belum menjadi isu utama di dalam kontestasi. Kayak misalnya waktu pemilu kemarin kita tidak mendengar bahwa itu menjadi isu yang mainstream," turur Ibeth.

Oleh karena itu, Ibeth mengimbau kepada masyarakat yang menjadi pemilih di Pilkada Serentak 2024 agar berhati-hati dalam memilih calon kepala daerah.

"Penting untuk memilih calon pemimpin yang memiliki komitmen kuat terhadap keberlangsungan lingkungan," tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya