Berita

Anggota Komisi VI DPR Mufti Anam/Net

Politik

Transgender Ibadah Umrah Pakai Busana Wanita, DPR Minta Agen Travel Isa Zega Diusut

SELASA, 19 NOVEMBER 2024 | 17:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Politisi di DPR RI meminta dilakukan pengusutan terhadap jasa travel yang memberangkatkan selebgram transgender Isa Zega saat menjalankan ibadah umrah.

Isa Zega belakangan ramai dan diduga melakukan penistaan agama. Selebgram dengan nama asli Sahrul itu, menggunakan busana wanita saat menjalankan ibadah umrah.

Momen ibadah umrah itu bahkan diunggah di akun Instagram transgender yang memiliki nama asli Sahrul. Namun, saat ini akun tersebut sudah diprivat oleh Isa.


Belakangan tersiar kabar, Isa Zega diduga berangkat dengan SS travel milik Shella Saukia.

Anggota Komisi VI DPR Mufti Anam mengatakan, pengusutan pada travel yang memberangkatkan Isa Zega untuk menghindari saling tuduh yang berujung fitnah.

"Isa Zega dalam melakukan proses umrahnya pasti memakai agen travel, maka kami minta pemerintah, penegak hukum, untuk menangkap agen travel ini yang menjadi bagian pendukung penistaan agama," ujar Mufti Anam kepada wartawan, Selasa, 19 November 2024.

Mufti Anam mengaku miris dan prihatin dengan tingkah Isa Zega yang dianggap sudah menipu dan menistakan agama karena beribadah sebagai seorang wanita muslim.

"Saya sangat miris sekali, hari ini saya banyak sekali mendapatkan DM tautan dari media sosial, ada seorang namanya mami online alias Isa Zega alias Sahrul dia adalah seorang transgender, beribadah umrah dengan menggunakan hijab syari, dan ini bagian dari penistaan agama," ketusnya.

Legislator PDIP itu berharap pihak kepolisian segera bertindak tegas dan menangkapnya karena Isa Zega diduga sudah melakukan pembohongan publik, dan menistakan agama Islam.

"Bagaimana seorang penista agama sudah diatur dalam KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. Maka harapan kami, penegak hukum, kepolisian dan untuk segera menangkap mami online ini," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya