Berita

Ketua DPP PDIP Said Abdullah/RMOL

Politik

PILKADA JAKARTA 2024

Kader Senior PDIP Effendi Simbolon Dukung RK, Ini Kata Said Abdullah

SELASA, 19 NOVEMBER 2024 | 13:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kader senior PDIP Effendi Simbolon mendukung Ridwan Kamil-Suswono dalam Pilkada 2024. Hal ini bertolak belakang dengan status Effendi Simbolon yang masih menjadi kader banteng.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengaku belum mengetahui secara pasti status Effendi Simbolon sebagai kader atau bukan.

"Statusnya (kader) Simbolon saya ndak tahu," kata Said Abdullah di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa, 19 November 2024.


Disinggung mengenai dukungan Effendi Simbolon kepada RK-Suswono, Said Abdullah menegaskan bahwa jagoan banteng Pramono Anung-Rano Karno makin moncer di berbagai survei.

"Fenomenanya menurut saya dari berbagai survei dan penerimaan masyarakat di bawah untuk Pramono Anung dan Doel menang. Bahkan posisinya bisa 52 sampai 53 persen," katanya.

"Apa pun, katakan bahwa dari sana, di RK, ada 1.000 Effendi Simbolon umpamanya, ya kalau Pramono Anung itu menang Pramono-si Doel. Kan gitu aja. Mas Pram sama Bang Doel insya Allah akan memenangkan pertarungan Pilgub Jakarta," sambungnya.

Ia mengatakan, sejak awal penerimaan warga Jakarta terhadap Pramono-Rano Karno cukup baik dan diharapkan mampu memenangkan pertarungan Pilkada 2024 ini.

"Karena dari sejak awal kalau melihat trennya Mas Pram sama Bang Doel itu naik dari berbagai lembaga. Dan itu yang pertama tentu struktur partai bergerak masif, relawan bergerak masif, civil society juga bergerak pada satu muara di tanggal 27 (November) untuk memenangkan Mas Pram dan Bang Doel," tutupnya.



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya