Berita

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya/RMOL

Bisnis

Wamendag: Kalangan Produktif Diharapkan jadi Penopang Misi Prabowo

SELASA, 19 NOVEMBER 2024 | 09:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Sekitar 68 persen penduduk Indonesia yang merupakan kalangan produktif dan menjadi penopang misi Presiden Prabowo Subianto, diharapkan dapat membawa negara ini mencapai pertumbuhan ekonomi hingga delapan persen.

Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri saat kunjungan kerja di Pasar Pandu Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin 18 November 2024.

"Kami jajaran Kementerian Perdagangan ditugaskan oleh Presiden untuk mengawal misi pertumbuhan ekonomi ini mencapai delapan persen. Namun, tentunya membutuhkan peran semua pihak," kata Wamendag.


Ia menekankan capaian pertumbuhan ekonomi delapan persen itu bukan hal yang mudah, tetapi akan dapat terwujud melalui kolaborasi dan kerja sama seluruh pihak mulai dari pemerintah pusat hingga daerah baik provinsi/kabupaten/kota.

"Kami percaya dengan potensi kalangan produktif mencapai 68 persen dari total jumlah penduduk di Indonesia, kita akan mampu mencapai pertumbuhan ekonomi sebanyak delapan persen," ujarnya. 

Kalangan produktif tersebut sebagian besar adalah sektor UMKM. Sektor ini menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi. 

Wamendag menekankan, sektor UMKM perlu dimasifkan dan disosialisasikan dengan baik khususnya bagi kalangan pelaku usaha di pasar tradisional.

Kehadiran pasar tradisional juga sangat fundamental untuk menggerakkan ekonomi daerah hingga nasional.

Wamendag juga meminta agar para kepala daerah berinovasi menggali berbagai potensi untuk membangkitkan perekonomian masyarakat khususnya pedagang di pasar tradisional.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya