Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Saham GOTO Tiba-tiba Melesat 6,25 Persen, Ada Apa?

SENIN, 18 NOVEMBER 2024 | 12:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terpantau melonjak 6 persen pada perdagangan Senin 18 November 2024 pagi ini.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham GOTO dibuka naik hingga 6,25 persen ke Rp68 per saham, mendekati level psikologis Rp70 pada perdagangan pukul 10.48 WIB.

Dalam perdagangan ini, saham GOTO mencatat nilai transaksi Rp95,40 miliar dengan volume perdagangan 1,44 miliar saham.


Secara teknikal, saham GOTO kini diprediksi berada ke area resistance di 70-71. Jika saham tersebut tembus ke atas level 70, maka harga saham tersebut semakin membawa GOTO ke resistance selanjutnya di 74-75.

Kenaikan harga saham emiten teknologi terjadi setelah GOTO pada pekan lalu meluncurkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang diberi nama ‘Sahabat-AI’, dalam acara Indonesia AI Day 2024.

Sahabat-AI ini merupakan Large Language Model (LLM) open-source yang dikembangkan bersama PT Indosat Tbk (ISAT) untuk Bahasa Indonesia dan bahasa daerah di seluruh negeri.

Menurut Presiden Layanan On Demand GoTo Group (Gojek), Catherine Hindra Sutjahyo teknologi AI tersebut dikembangkan karena Indonesia memiliki  keragaman budaya dan pertumbuhan teknologi yang sangat pesat.

Sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, Indonesia, kata Catherine membutuhkan LLM lokal yang memahami konteks lokal dan relevan terhadap budaya Indonesia.

“Yang membedakan Sahabat-AI dengan LLM global lainnya adalah pengembangannya yang menitikberatkan pada Bahasa Indonesia dan bahasa daerah, seperti Bahasa Jawa dan Sunda,” katanya.

“Sehingga memiliki pemahaman mendalam tentang konteks lokal dan relevansi budaya. Ke depannya, Sahabat-AI akan diperkaya dengan tambahan bahasa daerah lainnya seperti bahasa Batak dan Bali,” sambungnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya