Berita

Elon Musk/Net

Dunia

Pertemuan Dubes Iran dengan Elon Musk Hoaks

MINGGU, 17 NOVEMBER 2024 | 11:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Laporan sejumlah media Barat yang menyebutkan adanya pertemuan antara Duta Besar Iran di PBB, Amir Saeid Iravani dengan miliarder pendukung Donald Trump, Elon Musk dibantah dengan tegas oleh pihak Teheran.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyebut pertemuan itu tidak pernah terjadi dan hanya rumor yang sengaja disebarkan media Barat dengan motif tersembunyi.

"(Pertemuan yang dilaporkan) ini adalah cerita yang direkayasa oleh media Amerika, dan motif di balik ini juga dapat dispekulasikan,” kata Araqchi dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat AFP pada Minggu, 17 November 2024.


Dikatakan Aragchi, saat ini Iran sedang menunggu klarifikasi dari pemerintah Amerika Serikat terkait rumor pertemuan tersebut.

“Kami masih menunggu pemerintahan AS yang baru untuk mengklarifikasi kebijakannya, dan berdasarkan itu, kami akan menyesuaikan kebijakan kami sendiri," tambahnya.

New York Times pada Jumat, 15 November 2024, merujuk pada sumber anonim menyebut pertemuan Musk dan Dubes Iran berjalan positif dan disinyalir membicarakan upaya untuk meredakan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

"Keduanya bertemu selama lebih dari satu jam di lokasi rahasia pada hari Senin, 11 November 2024," ungkap kata surat kabar itu.

Seorang pejabat AS anonim yang berbicara kepada The Associated Press mengatakan pertemuan itu membahas berbagai topik, terutama program nuklir Iran, dukungannya terhadap kelompok anti-Israel di seluruh Timur Tengah, dan prospek peningkatan hubungan dengan Amerika Serikat.

Dikatakan bahwa pertemuan itu benar berlangsung di kediaman Dubes Iran untuk PBB, tetapi tidak ada keputusan langsung yang diambil oleh kedua belah pihak.

Musk telah menjadi penasihat dekat mantan presiden dan Presiden terpilih saat ini Donald Trump dan telah menjadi sosok yang hampir selalu berada di sisi Trump selama dan setelah proses pemilihan.

Baru-baru ini, Trump menugaskan Musk dan pengusaha kaya lainnya, mantan calon presiden dari Partai Republik Vivek Ramaswamy, untuk memimpin "Departemen Efisiensi Pemerintah" baru yang bertugas merombak birokrasi federal.

Inisiatif baru ini telah menimbulkan pertanyaan tentang konflik kepentingan mengingat interaksi yang luas antara bisnis Musk dan pemerintah, dan menunjukkan pengaruh luar biasa Musk terhadap Trump dan pemerintahannya yang baru.

Jika kabar pertemuan itu benar, maka mengindikasikan bahwa Trump serius tentang diplomasi dengan Iran dan tidak memilih pendekatan yang lebih agresif yang disukai oleh banyak kaum konservatif di Partai Republiknya maupun Israel.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya