Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Masih Punya Daya Rusak terhadap Pilkada

MINGGU, 17 NOVEMBER 2024 | 10:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sepak terjang Presiden ke-7 RI Joko Widodo masih  berbahaya untuk demokrasi di Indonesia gara-gara masih cawe-cawe dalam gelaran Pilkada Serentak 2024.

Hal ini disampaikan analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah Dedi Kurnia Syah kepada RMOL, Minggu, 17 November 2024.

"Jokowi sejauh ini (masih) mengkhawatirkan, bahkan setelah tidak lagi berkuasa. Jokowi tetap punya daya rusak terhadap konstelasi demokrasi kita, utamanya Pilkada,” kata Dedi.


Dedi mengatakan, pergerakan Jokowi di Pilkada 2024 ini bisa mempengaruhi elite di pemerintahan daerah.

“Meskipun Jokowi bukan lagi Presiden, tetapi gerakannya bisa saja mempengaruhi penyelenggara negara ikut campur urusan Pilkada," kata Dedi.

"Terlebih Gibran yang juga Wapres juga terlibat dalam Pilkada, di tambah Prabowo sebagai Presiden,” sambungnya.

Jokowi secara resmi mendukung Ridwan Kamil alias RK sebagai Calon Gubernur (Cagub) di Pilkada Jakarta 2024. 

Selain itu, Jokowi turut mensupport Cagub-Cawagub Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Taj Yasin.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya