Berita

Relawan Eri Armuji wilayah Banyu Urip/RMOLJatim

Politik

Relawan Eri-Armuji: Kotak Kosong Menang 51 Persen Hanya Halusinasi

MINGGU, 17 NOVEMBER 2024 | 05:06 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Koordinator Relawan Erji (Eri-Armuji) wilayah Banyu Urip Surabaya, Hari Setyawan, menyebut klaim kotak kosong bisa menang 51 persen di Pilkada Surabaya, hanyalah sebuah halusinasi.

"Kalau ada klaim bahwa kotak kosong menang 51 persen, saya pikir itu halusinasi," kata Hari saat deklarasi dukungan untuk Eri-Armuji di wilayah Girilaya, Sabtu, 16 November 2024.

Pernyataan ini disampaikan Hari merespons ucapan Ketua Masyarakat Anti Korupsi Jawa Timur, Heru Satrio bersama  relawan kotak kosong, yang mengklaim bisa memenangkan kotak kosong 51 persen dengan beragam strateginya. 


Hari optimistis, Erji bisa menang melawan kotak kosong di Pilwali Surabaya. Hal itu lantaran selama ia turun ke jalan, banyak warga Banyu Urip yang percaya hanya pasangan Eri-Armuji yang bisa melanjutkan program-programnya. 

"Membangun Surabaya itu tidak bisa empat lima tahun. Butuh waktu lama. Makanya program-program yang sudah terlaksana harus diteruskan, dan yang belum terlaksana, harus dilanjutkan oleh pak Eri, seperti program pendidikan, ekonomi dan sebagainya," paparnya, dikutip RMOLJatim, Sabtu, 16 November 2024. 

Selain terus mensosialisasikan untuk kemenangan Erji, Hari juga melakukan sosialisasi ke warga untuk datang ke TPS dan tidak golput. Warga diharapkan menggunakan hak suara dan bisa memenangkan Erji, agar Surabaya ada kepala daerah, dan pembangunan Kota Surabaya tidak mandek.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya