Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump/Reuters

Dunia

Hamas Minta Trump Desak Israel Sepakati Gencatan Senjata di Jalur Gaza

SABTU, 16 NOVEMBER 2024 | 16:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kelompok milisi Palestina Hamas mendesak Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, menggunakan pengaruhnya agar Israel menyetujui gencatan senjata di Jalur Gaza. 

Anggota biro politik Hamas, Bassem Naim, menyatakan pihaknya siap menyepakati gencatan senjata dengan Israel jika kedua belah pihak bersedia mematuhi ketentuan tersebut.

"Kami menyerukan pemerintahan AS di bawah Trump agar menekan Israel," kata Naim kepada AFP, dikutip Sabtu 16 November 2024. 


Naim menegaskan bahwa Hamas selalu mendukung proposal gencatan senjata yang dimediasi oleh pihak ketiga, terutama jika mencakup penghentian permanen permusuhan serta penarikan pasukan Israel dari Gaza.

Selain gencatan senjata, Hamas juga mendesak kesepakatan mengenai pertukaran sandera serta perluasan akses bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina. Tuntutan ini selalu diajukan Hamas sejak konflik berkepanjangan dengan Israel di Jalur Gaza.

Namun, tuntutan ini seringkali berbenturan dengan kepentingan Israel yang ingin mempertahankan keberadaannya di wilayah tersebut.

Konflik antara Israel dan Hamas telah menyebabkan lebih dari 43.700 warga Palestina tewas, dengan mayoritas anak-anak dan warga sipil. 
Human Rights Watch (HRW) baru-baru ini merilis laporan yang mengungkap bukti-bukti dugaan kejahatan perang oleh Israel di Gaza, termasuk pemindahan paksa serta tindakan yang disebut sebagai pembersihan etnis terhadap warga Palestina.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya