Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Utang Nasional Amerika Melampaui 36 Triliun Dolar AS

SABTU, 16 NOVEMBER 2024 | 10:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Utang nasional Amerika terus melonjak setiap tahunnya, dan saat ini untuk pertama kali dalam sejarah telah melampaui angka 36 triliun Dolar AS.

Menurut laporan US Debt Clock yang dirilis Jumat 16 November 2024, secara total, utang nasional AS tumbuh hampir 6 persen antara Januari dan November, meningkat sebesar 1 triliun Dolar AS dalam waktu kurang dari empat bulan. 

Dikutip dari RT, pada akhir Juli 2024, Departemen Keuangan Amerika mengumumkan bahwa utang tersebut telah melampaui 35 triliun Dolar AS.


Menurut laporan, kecepatan akumulasi utang tampaknya meningkat karena mencapai 34 triliun Dolar AS pada awal Januari dan kemudian tumbuh sebesar 1 triliun Dolar AS dalam waktu kurang dari enam bulan.

Departemen Keuangan AS belum secara resmi mengonfirmasi data baru tersebut. 

Pada bulan Agustus, Kantor Anggaran Kongres mengatakan dalam laporannya bahwa mereka memperkirakan utang akan mencapai rekor lebih dari 106 persen PDB pada tahun 2027 dan akhirnya naik menjadi 122 persen pada tahun 2034.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya