Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Wall Street Masih Gundah oleh Ucapan Jerome Powell, Nasdaq Tergelincir Lebih dari Dua Persen

SABTU, 16 NOVEMBER 2024 | 08:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham Amerika Serikat (AS) di bursa Wall Street berguguran pada penutupan perdagangan Jumat 15 November 2024 atau Sabtu pagi WIB. 

Indeks utama Wall Street ditutup melemah dengan S&P 500 dan Nasdaq mencatatkan penurunan harian terbesar dalam dua minggu terakhir. 

Dikutip dari Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average ( DJIA ) melorot 0,70 persen ke 43.444. 


Indeks S&P 500 anjlok 1,32 persen ke level 5.870. Sementara Nasdaq turun 2,24 persen di posisi 18.680.

Pelemahan serentak saham-saham ini melanjutkan kejatuhannya di hari sebelumnya, di mana indeks utama Wall Street  berakhir di zona merah. 

Penurunan ini dipicu oleh kemungkinan tidak adanya pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat yang akan dilakukan oleh Federal Reserve (The Fed).

Chairman Federal Reserve, Jerome Powell, mengatakan bank sentral tidak perlu terburu-buru melonggarkan kebijakan moneter. 

“Kekuatan ekonomi saat ini memberi kita kemampuan untuk mengambil keputusan dengan hati-hati,” ujar Powell.

Ketika Donald Trump memenangkan pemilihan presiden pada 5 November lalu, pasar saham AS berseri-seri dengan kenaikan yang tajam. Wall Street terus berpesta pora selama beberapa hari. Sayangnya, euphoria itu telah selesai. Kamis waktu AS, Wall Street terperosok, demikian juga dengan Jumat.

Adam Rich, Wakil Kepala Investasi di Vaughan Nelson, mengatakan, "Dalam 48 jam terakhir, kita menyaksikan perubahan besar, tidak hanya dari hasil pemilu tetapi juga data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan dan pernyataan Powell tentang perlunya pendekatan yang lebih hati-hati terhadap pemangkasan suku bunga."

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya