Berita

Politisi Golkar, Adrianus Agal membuat laporan ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Jumat, 15 November 2024./RMOL

Hukum

Politisi Golkar Lapor Polisi Buntut Hoax Kepengurusan Bahlil Dibatalkan

JUMAT, 15 NOVEMBER 2024 | 22:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Jalur hukum ditempuh politisi Golkar, Adrianus Agal buntut dugaan hoax pembatalan SK Menkumham soal pengesahan AD/ART Partai kepemimpinan Bahlil Lahadalia.

Laporan tersebut dilayangkan ke Polda Metro Jaya dan telah diterima dengan nomor LP/B/6055/X1/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 15 November 2024 pukul 14.25 WIB.

Sayangnya, dalam laporan tersebut tertera terlapor masih dalam lidik.


“Kalau untuk terlapor ini masih dalam proses lidik. Karena ini masih proses lidik,” kata Adrianus.

Dalam laporan itu, Adrianus menyebut ada dugaan tindak pidana pelanggaran UU ITE terkait pemberitaan hoax pembatalan AD/ART Golkar dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Laporan tersebut turut disertai dengan barang bukti link informasi pemberitaan di media daring.

“Tanggal 12 November kemarin ada salah satu media online memuat berita hoax, dimana di dalam berita itu menyatakan Pengadilan Tata Usaha Negara membatalkan Munas Partai Golkar,” kata Adrianus.

Menurut Adrianus, itu merupakan berita bohong, karena faktanya sejauh ini pengadilan tidak pernah memutus perkara sebagaimana yang beredar. 

“Atas dasar itu, saya sebagai kader Golkar merasa dirugikan. Karena itu, saya datang melapor di Polda Metro Jaya. Nanti kita bisa lihat dalam proses penyelidikan," tutup Adrianus.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya