Berita

Direktur Utama Allianz Syariah, Achmad K. Permana dalm acara Editor Luncheon/RMOL

Bisnis

Allianz Syariah Bidik Penjualan Premi Rp900 Miliar di 2024

JUMAT, 15 NOVEMBER 2024 | 21:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) membidik penjualan premi atau Annualized Premium Equivalent (APE) sebesar Rp900 miliar di tahun 2024 ini.

Direktur Utama Allianz Syariah, Achmad K. Permana mengatakan hingga kuartal III 2024 sendiri, Allianz telah mencatat penjualan premi sebesar Rp600 miliar dengan pangsa pasar 21,1 persen.

"Kita kan sampai kuartal III 2024 itu kira-kira Rp600 (miliar), kemudian kita targetkan mungkin sampai akhir tahun sekitar Rp900 miliar agresifnya," kata Permana dalam acara Editor Luncheon di Penang Bistro, Jakarta pada Jumat 15 November 2024.


Lebih lanjut Permana mengatakan pada kuartal III ini Allianz Syariah mencatat Kontribusi Bruto sebesar Rp1,34 triliun, dan telah menyalurkan santunan dan manfaat asuransi senilai Rp832 miliar kepada peserta. 

Sebagai entitas terpisah sejak 1 November 2023, saat ini Allianz Syariah juga telah memberikan perlindungan kepada lebih dari 160.000 orang.

Menurut Permana, asuransi ini tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat muslim, melainkan untuk seluruh masyarakat di Indonesia. 

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan mendekatkan layanan asuransi syariah kepada seluruh lapisan masyarakat, melalui pendekatan produk yang universal dan berlandaskan kebaikan,” tambahnya.

Dia menekankan bahwa Allianz Syariah akan terus memperkuat jalur distribusi melalui tenaga pemasar dan mitra perbankan, memperluas kemitraan bancassurance, dan mengadopsi teknologi guna meningkatkan akses terhadap asuransi syariah. 

Allianz Syariah juga berkomitmen mendukung kebijakan OJK dalam memperluas penetrasi asuransi syariah di Indonesia.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya