Berita

Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS Aboe Bakar Alhabsyi/Ist

Politik

Politikus PKS Puji Kinerja Kejagung dan Polri, KPK Dipertanyakan

RABU, 13 NOVEMBER 2024 | 16:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kinerja Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Polri yang berhasil mengungkap kasus kakap dugaan suap senilai hampir Rp1 triliun diapresiasi Anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Alhabsyi.

Uang tersebut disita dari tangan mantan Pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar (ZR), selaku tersangka makelar kasus dalam perkara Edward Tannur.

Dalam rapat kerja bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 13 November 2024, Aboe Bakar mempertanyakan sejauh mana pengembangan penyelidikan terhadap kasus tersebut.


Hal itu mengingat besarnya nilai suap yang melibatkan ZR.

“Apakah akan dilakukan pengembangan terhadap perkara tersebut Pak? Itu apakah Kejagung sudah mengetahui uang sebanyak itu untuk apa aja? Kalau nilainya sebesar itu tentunya banyak perkara yang sudah dibantu hamba Allah si ZR itu dan tentunya juga banyak pihak yang terlibat,” ujar Aboe Bakar.

Sekjen PKS itu berharap agar Kejagung melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap pihak-pihak lain yang terlibat dalam praktik suap tersebut.

Lebih jauh, Aboe Bakar pun memuji kinerja Polri dan Kejaksaan Agung yang menurutnya semakin "berkelas" dalam penanganan kasus-kasus besar.

Lantas, ia menyinggung eksistensi keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di tengah performa institusi penegak hukum lainnya yang semakin membaik.

“Saya enggak panjang-panjang, semoga kerja adhyaksa ke depan akan lebih berkelas lagi. Saya lihat kalau Polri sudah berkelas, Jaksa sudah berkelas udah lah cukup, KPK kenapa ada lagi sih?” tegasnya.

“Tapi kelihatannya enggak ya, udah 10 timnya (calon pimpinan KPK) udah masuk tuh suratnya tinggal kita pilih pak, Kejagung dan jajaran, udah pak itu aja,” demikian Aboe.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya