Berita

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese di White House, AS. (DPA)

Global

Di Tengah Persaingan AS-China, Australia Jajaki Kerja Sama Dagang Baru dengan Donald Trump

Laporan: Sarah Alifia Suryadi
RABU, 13 NOVEMBER 2024 | 12:48 WIB

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, baru-baru ini menyampaikan kepada presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump, bahwa AS memiliki surplus perdagangan dengan Australia.

Dalam percakapan telepon tersebut, Albanese menekankan perdagangan yang adil dengan sekutu, termasuk Australia, merupakan kepentingan strategis bagi AS.

Trump sebelumnya menyatakan akan mengenakan tarif 10 persen pada semua impor ke AS dan tarif 60 persen khusus untuk produk buatan China. 


"Amerika Serikat memiliki surplus perdagangan dengan Australia, jadi penting bagi AS untuk berdagang secara adil dengan Australia." ujar Albanese kepada ABC Radio, dikutip Rabu, 13 November 2024. 


Kerja Sama Keamanan dan Diskusi Perdagangan Internasional


Australia dan AS memiliki aliansi yang erat, termasuk di bidang keamanan. Saat ini, AS sedang menempatkan pasukan marinir di Australia dan meningkatkan pangkalan udara untuk menampung pesawat pembom Amerika.

Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, juga dijadwalkan bertemu dengan pejabat pertahanan Australia dan Jepang di Darwin pada akhir pekan ini untuk memperkuat hubungan keamanan.

Selain itu, AS akan menjual kapal selam bertenaga nuklir kepada Australia, yang menandakan pentingnya aliansi kedua negara di wilayah Indo-Pasifik.


Australia Menghadapi Tantangan antara AS dan Tiongkok


Albanese, yang akan menghadiri KTT APEC di Peru dan G20 di Brasil, menegaskan bahwa Australia mendukung perdagangan bebas dan adil, terlebih di tengah persaingan strategis antara AS dan China.

“Kami percaya bahwa Australia dapat berperan sebagai kekuatan menengah… Kami memiliki aliansi dengan Amerika Serikat, tetapi Tiongkok tetap menjadi mitra dagang utama kami,” ujarnya.

Sebagai eksportir utama bijih besi, gas, dan batu bara ke China, Australia memiliki kepentingan dalam menjaga hubungan perdagangan dengan kedua negara besar ini. Albanese dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden China, Xi Jinping, di sela-sela pertemuan tersebut.


Harapan Australia untuk Sistem Perdagangan yang Adil


Menjelang perjalanan internasionalnya, Albanese berharap pertemuan di APEC dan G20 dapat menghasilkan langkah-langkah positif untuk mendukung kepentingan ekonomi Australia. 

"Kami adalah negara yang pro-perdagangan dan mendukung sistem perdagangan global yang adil. Ini sangat penting bagi kepentingan nasional Australia," tegasnya.

Albanese juga akan menggunakan kesempatan ini untuk bertemu beberapa pemimpin, termasuk dengan Presiden Indonesia yang baru, Prabowo Subianto, untuk memperkuat hubungan dagang dengan negara-negara lain.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya