Berita

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil/Net

Politik

Sesalkan Sikap KPK di Kasus Sahbirin Noor, DPR: Katanya Berani Jujur Hebat?

RABU, 13 NOVEMBER 2024 | 10:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk bekerja profesional dan menyampaikan kebenaran dalam melakukan kerja-kerja penegakan hukum.  

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil mengaku heran dan tak habis pikir dengan fenomena kemunculan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dalam sebuah acara, tidak lama KPK mengklaim hilang dari peredaran.   

“Kasus Sahbirin ini ketika KPK bilang tidak tahu keberadaannya tapi tiba-tiba muncul kan jadi kan publik bertanya-tanya ada apa gitu kan? Jadi ini seperti tamparan untuk KPK,” kata Nasir sambil tertawa saat berbincang bersama RMOL sesaat lalu, Rabu, 13 November 2024.


Menurut politikus senior PKS ini, KPK yang memiliki jargon "berani jujur hebat" harus dibuktikan agar tidak sekadar menjadi slogan belaka.

“Jadi, KPK itu mengikuti taglinenya aja berani jujur itu hebat. Artinya, ketika memberikan keterangan ya sampaikan secara profesional, dan benar. Itu (kasus Sahbirin) kan seolah-olah kan itu bertentangan dengan taglinenya,” sesalnya.

Atas dasar itu, Nasir menyarankan lembaga antirasuah melakukan evaluasi menyeluruh dalam melakukan kerja-kerja pemberantasan korupsi dan penegakan hukum.

“Jadi ini seperti tamparan untuk KPK,” pungkasnya.

KPK sebelumnya telah menetapkan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor sebagai tersangka pasca operasi tangkap tangan pada 6 Oktober 2024 lalu. Namun KPK menyebut Sahbirin hilang dan tengah dicari.

Jurubicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih bekerja menangani perkara dugaan korupsi yang menjerat Sahbirin Noor.

"Saat ini kedeputian Penindakan khususnya Direktorat Penyidikan sedang bekerja, jadi kita tunggu saja update perkembangannya," kata Tessa kepada wartawan, Senin sore, 11 November 2024.

Sahbirin muncul dalam apel pagi pegawai Pemprov Kalsel pada Senin, 11 November 2024. Ia tampak mengenakan pakaian dinas untuk memimpin apel aparatur sipil negara atau ASN di halaman Kantor Gubernur Kalsel, Kota Banjarbaru.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya