Berita

Ilustrai/RMOL

Bisnis

Grab Raup Laba 15 Juta Dolar AS di Kuartal Ketiga

RABU, 13 NOVEMBER 2024 | 08:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Startup decacorn asal Malaysia, Grab berhasil bangkit dan melaporkan laba kuartal ketiga sebesar 15 juta Dolar AS pada Selasa 13 November 2024, setelah sebelumnya mengalami kerugian sebesar 99 juta Dolar AS.

Grab mengatakan, laba tersebut diperoleh berkat peningkatan Earnings Before Interest Taxes Depreciation and Amortization atau EBITDA yang disesuaikan dengan grup, serta peningkatan laba keuangan bersih dan biaya kompensasi berbasis saham yang lebih rendah.

“Q3 2024 adalah kuartal yang kuat bagi kami, karena investasi yang kami lakukan di seluruh bisnis mendorong percepatan pertumbuhan GMV (nilai barang dagangan kotor) sesuai permintaan kami,” kata kepala eksekutif Grab Anthony Tan, seperti dikutip dari Tech in Asia, Rabu 13 November 2024.


Saham Grab yang terdaftar di AS melonjak lebih dari 12 persen dalam perdagangan setelah jam kerja.

Pendapatannya tumbuh 17 persen tahun ke tahun menjadi 716 juta Dolar AS pada kuartal ketiga karena pertumbuhan di semua segmen, melampaui estimasi 696,6 juta Dolar AS.

“Dengan momentum kuat yang kami lihat di seluruh bisnis menjelang akhir tahun, kami berharap dapat memberikan pertumbuhan GMV (Gross Merchandise Value) sesuai permintaan secara berurutan pada kuartal keempat dan meningkatkan pendapatan grup tahun penuh 2024 dan prospek EBITDA yang disesuaikan grup,” kata Tan.

“Kami tetap optimis dengan prospek pertumbuhan jangka panjang Asia Tenggara, dan berusaha sekuat tenaga untuk menangkap tren permintaan pengguna yang kuat,” tambahnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya