Berita

Rapat kerja Komisi VI DPR dengan Telkom Indonesia di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 12 November 2024/Ist

Politik

Komisi VI Puji Capaian Kinerja Telkom Indonesia

SELASA, 12 NOVEMBER 2024 | 18:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Capaian kinerja Telkom Indonesia diapresiasi DPR RI. Progres kerja perusahaan pelat merah itu bahkan dinilai dijalankan dengan penuh optimisme.

Anggota Komisi VI Kawendra Lukistian menyampaikan apresiasi itu dalam rapat kerja Komisi VI DPR dengan Telkom Indonesia di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 12 November 2024.

"Kita bisa lihat bahwa ada progres yang dijalankan dengan penuh optimisme. Kita apresiasi tentunya itu," kata Kawendra.


Legislator dari Fraksi Partai Gerindra itu berharap kerja Telkom Indonesia tidak hanya sebatas pada optimisme saja.

Dia ingin Telkom Indonesia menjalankan peta kerja atau roadmap yang sudah disiapkan dengan lebih konkret agar capaian perusahaannya bisa optimal.

"Cuma memang, di era sekarang ini bukan cuma sebatas kita punya optimisme untuk bergerak, ada tantangan yang harus kita hadapi," katanya.

Kawendra juga mengacungi jempol paparan Direktur Utama Telkom Indonesia Ririek Adriansyah dalam rapat. Menurutnya, pencapaian hingga roadmap perusahaan dipaparkan dengan detail.

Hal senada disampaikan anggota Komisi VI Herman Khaeron. Dia mengapresiasi naiknya pendapatan Telkom Indonesia untuk tahun ini.

Legislator Partai Demokrat itu juga memberi catatan kecil bagi Telkom Indonesia. Dia mendorong Ririek Adriansyah selaku pucuk pimpinan Telkom Indonesia menyiapkan langkah-langkah konkret dalam mendobrak nilai saham dari perusahaannya yang stagnan.

"Harga saham sekarang relatif stagnan saya kira itu juga mohon apa cara Pak Dirut untuk bisa mendobrak kembali supaya saham kembali kepada nilai harapan," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya